Senyum Lisa dari Surga Untuk Toraja Marathon 2020

0
945
Toraja Marthon 2020

kabarpemuda-id.com, TORAJA – Ajang lomba lari Internasional Toraja Marathon kembali digelar. Namun Tahun ini Sang Inisiator Almarhum Lisa Marie Parantean, tidak bersama dengan Panitia dan Peserta Toraja Marthon 2020.

“Kini pada 2020 pihak penyelenggara akan kembali menyelenggarakan event olahraga internasional ini untuk yang keempat kalinya yang bertema Run The Sacred Highlands, meski Lisa Parantean tidak lagi bersama kita dalam event ini namun almarhum akan tersenyum indah disana,” ujar Ketua Panitia Toraja Marathon, Sakti Parantean, dalam siaran pers yang diterima Sabtu (8/2/2020).

Toraja Marathon merupakan lomba lari full marathon pertama di Sulawesi bahkan Indonesia Timur. Lomba lari ini akan melintasi daerah dan pemandangan eksotis serta obyek-obyek wisata unggulan di Toraja.

Baca Juga : Selamat Jalan Kak Lisa, Toraja Kehilangan Sosok Inspiratif

“Dengan mengusung tema itu diharapkan para pelari akan menikmati rute yang berbeda dari lomba-lomba lari di Indonesia lainnya,karena keindahan dan perasaan sakral yang didapat saat melintasi perbukitan di Toraja dan tentunya, Patung Yesus Buntu Burake,” ujar Sakti.

Sakti mengatakan, selama ini Toraja dikenal dunia sebagai daerah yang memiliki budaya dan adat istiadat yang sangat unik dan kaya juga dibungkus oleh kekayaan dan keindahan alamnya yang sangat asri dan menakjubkan.

“Terlindung aman oleh barisan bukit, gunung dan bebatuan granit, alam Toraja memancarkan kemilau magis mulai dari lembahnya yang hijau, hamparan terasering sawah, sungai yang membelah perbukitan sampai pada perkebunan kopi rakyat yang tersebarluas ke penjuru perkampungan,” papar Sakti.

Ada empat item kegiatan yang digabungkan dalam event ini, termasuk Toraja Maraton Series-4, Mangiru’ Kopi-Food & Coffe Festival, Toraja Fun Walk 2km.

“Satu kegiatan yang pertama kali dan spektakuler ada di Indonesia yaitu, Lakipadada Water Projection Video mapping di kolam Makale. Festival ini kita rencana mulai 18 April 2020,” imbuh Sakti.

Kategori yang akan digelar meliputi, Full Marathon berjarak 42 Km untuk umum dan master (khusus pelari di atas 45 tahun), Half Marathon atau 21 Km untuk umum, 10 Km untuk umum dan pelajar, serta 5 Km untuk umum.

“Target peserta tahun ini sebanyak 1.500 pelari dari berbagai kota di Indonesia dan wisatawan mancanegara,” kata Sakti.

Event Toraja Marathon tahun ini pula terasa special dan akan didedikasikan runtuk pencetus Toraja Marathon, Almarhum Lisa Parantean.

“Kami dedikasikan race tahun ini untuk pencetus Toraja Marathon, Lisa Parantean,” ucap Sakti.

Untuk pertama kalinya, sebuah event wisata olahraga bertaraf  internasional diselenggarakan di Tana Toraja. Lomba lari Toraja Marathon 2016 yang digagas oleh anak – anak muda Toraja diperantauan salah satunya Lisa Parantean, dilangsungkan di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 13 Agustus 2016.

Katergori yang akan dilombakan padaToraja Marathon 2016 terbagi menjadi empat, yakni 5 kilometer (km), 10 km, 23 km, dan 42 km.

Selanjutnya Toraja Marathon tahun 2017. Ratusan pelari yang didominasi oleh pelari asal Kenya berlangsung sukses.

Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae melepas ratusan pelari kategori 5K dan 10K peserta Toraja Marathon 2017 di Plaza Taman Rakyat Kolam Makale. Sementara Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan melepas kategori 21 K dan 42K pelari di Lapangan Bakti Rantepao, Minggu (30/7/2017) kemarin. Semua peserta Toraja Marathon 2017 finis di Plaza Taman Rakyat Kolam Makale.

Lalu Toraja Marathon tahun 2018 akan di gelar pada akhir pekan nanti, tepatnya pada Sabtu (20/10/2018). Berbeda dari sebelumnya, event Toraja Marathon 2018 akan kembali berlangsung di Pulau Sulawesi.

Toraja Marathon 2018 akan memanfaatkan pemandangan Pulau Sulawesi yang sangat indah. Nantinya, para peserta lari akan melewati jalur yang tak biasa.

Karena trek lari sengaja dipilih melewati kampung adat berusia ratusan tahun. Tak hanya itu, para peserta juga akan melintasi persawahan, pemukiman kampung adat, hingga pemakaman kuno.

Toraja Marathon 2018 sendiri memperlombakan empat kategori, di antaranya adalah 5K, 10K, half marathon (23K), dan full marathon (42K).

Saat Toraja Marathon 2018, peserta tak hanya sekedar berolahraga dan menikmati indanya pemandangan, Toraja Marathon 2018 juga memperlihatkan sisi kemanusiannya. Salah satunya dengan mendonasikan event ini untuk korban gempa Palu, Donggala dan Sigi.

Untuk pendaftaran secara on line dan informasi rute race Toraja Marathon 2020 anda dapat membuka link www.torajamarathon.Com atau akun media sosia facebook, instagram, dan twiter resmi Toraja Marathon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here