Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumedang Hadirkan Pasar Murah di Sumedang Utara, Ujungjaya, dan Jatinangor

SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) resmi mengumumkan penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di tiga kecamatan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Langkah strategis ini mencakup wilayah Kecamatan Sumedang Utara, Ujungjaya, dan Jatinangor sebagai upaya nyata menghadirkan komoditas pangan pokok yang terjangkau bagi masyarakat.

Inisiatif serentak ini dirancang untuk mendekatkan akses pangan murah secara langsung ke tengah pemukiman warga sekaligus menstabilkan harga komoditas pokok di tingkat lokal. Melalui program GPM, masyarakat dipastikan dapat memperoleh berbagai kebutuhan esensial seperti beras SPHP, minyak goreng, dan bahan pangan dasar lainnya dengan harga di bawah pasaran.

Bacaan Lainnya

Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Dr.H.Tono Suhartono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan negara hadir di tengah masyarakat untuk memberikan akses pangan berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Kegiatan serentak di Sumedang Utara, Ujungjaya, dan Jatinangor ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Sumedang dalam menjaga kestabilan harga serta melindungi daya beli warga,” ujar Kepala DPKP Sumedang. Selasa (18/8).

Ia menambahkan bahwa program ini tak sekadar menjadi solusi jangka pendek, melainkan bagian dari langkah komprehensif daerah dalam menjaga ketahanan pangan jangka panjang.

“GPM bukan sekadar pasar murah biasa, melainkan langkah strategis kami dalam memperkuat rantai ketahanan pangan daerah. Kami mendekatkan distribusi pasokan bahan pokok langsung ke pemukiman warga agar pemerataan ekonomi dan kecukupan gizi keluarga dapat terwujud secara optimal. Kami mengundang seluruh masyarakat di tiga kecamatan tersebut untuk hadir dan memanfaatkan momentum ini,” tambahnya.

Langkah proaktif DPKP Kabupaten Sumedang ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi lokal, melainkan juga memberikan dampak langsung pada kesejahteraan keluarga di wilayah Sumedang.***

Pos terkait