KABARPEMUDA.id — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang. Momentum bersejarah ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk memberikan “Kado Kemerdekaan” nyata bagi masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial, akselerasi layanan kesehatan ramah lingkungan, inovasi pelayanan publik, hingga penguatan keamanan berbasis partisipasi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.STP., M.Si., menyampaikan serangkaian terobosan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga di berbagai aspek esensial.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pengentasan kemiskinan dan pemenuhan hak atas hunian yang layak, Pemkab Sumedang menyalurkan bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Bantuan bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ini ditujukan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat menikmati tempat tinggal yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang keluarga.
Di sektor kesehatan, Kabupaten Sumedang mencatatkan langkah transformatif melalui penerimaan bantuan CSR dari PT PLN (Persero) berupa satu unit mobil ambulans listrik. Ambulans bebas emisi pertama ini dialokasikan untuk memperkuat jangkauan operasional Public Safety Center (PSC) 119 Simpati.
Bupati Dony menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi tersebut. Kehadiran kendaraan medis berbasis energi terbarukan ini tidak hanya mempercepat penanganan kondisi darurat kesehatan, tetapi juga mendukung komitmen kelestarian lingkungan hidup.
Menjawab tantangan modernisasi pelayanan publik, Perumda Air Minum Tirta Medal resmi meluncurkan inovasi Meter Air Prabayar (Sistem Pulsa Air). Dengan sistem berbasis token layaknya listrik pintar, masyarakat kini dapat membeli air sesuai anggaran serta memantau konsumsi air bersih secara real-time dan efisien.
Guna menunjang keberlanjutan ketertiban di tingkat tapak, Pemerintah Daerah memberikan bantuan sarana operasional kepada Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berupa sepeda operasional dan megaphone. Armada sepeda diharapkan mampu meningkatkan mobilitas patroli petugas Linmas, sementara pengeras suara dimanfaatkan sebagai media komunikasi edukasi warga. Bupati berharap fasilitas ini membakar semangat gotong royong dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keindahan (K3).
Melalui integrasi program sosial, infrastruktur hijau, dan inovasi pelayanan publik ini, peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kabupaten Sumedang menjadi refleksi nyata atas ikhtiar pemda dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.***





