Seniman Berkarya dalam Pertemuan Ruang waktu

KABARPEMUDA.ID – Kembali para seniman senior alumni STISI (Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia) Bandung, berkumpul di sebuah event pameran seni rupa di DE PAVILIJOEN Bandung. Pameran ini berlangsung dari tanggal 10 Juli sampai 10 September. Pameran ini di lakukan 3 kali dalam setahun. Berbagai seniman dari tahun 90 an sebanyak 45 seniman senior berkumpul dan menorehkan karya mereka di pameran ini.

Menurut kurator Ahmad Jabbrail beliau mengambil tema Pertemuan Ruang Waktu karena pameran ditujukan untuk mempersatukan seniman-seniman yang sudah berpisah dengan tujuan memperkenalkan orang-orang yang dahulu pernah berkesenian di Bandung dari bentuk kesenian apapun, tujuan jauh nya, beliau ingin membangun Bandung menjadi barometer seni di dunia.

Bacaan Lainnya

Seni yang di tampilkan dalam pameran ini berasal dari berbagai jurusan dengan berbagai filosofi namun tetap bersatu dalam seni rupa.

“Tujuan utama dari pameran ini adalah menyatukan berbagai elemen ke dalam satu ruang.” ungkap Ahmad.

Tantangan terbesar cukup sukar, tantangan nya memang tantangan klasik karena para seniman sibuk dengan aktifitas yang sekarang sedang mereka lakukan, namun dengan komunikasi yang baik maka mereka akhirnya dapat berkumpul dan menyatukan segala rasa dalam pameran ini.

“Harapan saya kepada pengunjung, mereka dapat belajar dan mengapresiasi semua karya yang ada di pameran ini, dari wisatawan lokal hingga wisatawan dunia bahkan hingga membeli karya yang ada disini, harapannya para wisatawan yang datang ke Bandung bukan hanya tidur dan makan, namun dapat menikmati karya seni Bandung, karena Bandung itu gudang seniman,” kata Rahmat.

Pameran selanjutnya akan di adakan pada bulan November yang nanti peserta pameran nya terdiri dari karya seni anak-anak, karena antusiasme dari generasi muda cukup tinggi untuk seni.

“Terakhir, yang penting dalam hidup itu adalah kreativitas, untuk mencapai kreativitas itu sendiri harus banyak belajar dengan banyak diskusi dan pertemuan, karena kreativitas dapat menyelesaikan semua masalah,” pesan Ahmad. (Mega)***

Pos terkait