Ambles Terus, Jalan Haurpapak Surian Bakal Direlokasi Pemkab Sumedang

Fhoto : Istimewa

KABARPEMUDA.id — Memastikan keselamatan jiwa masyarakat dan menjaga mobilitas publik tetap aman menjadi fondasi utama Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam merespons ancaman pergerakan tanah di wilayahnya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat meninjau langsung dampak pergeseran tanah yang merusak dua urat nadi transportasi lokal, yakni ruas Jalan Haurpapak Surian serta Jalan Lingkar Sadawarna, Selasa (11/8/2026).

Bacaan Lainnya

“Yang terpenting adalah masyarakat dapat melintasi jalur ini secara aman dan keselamatan jiwa mereka senantiasa terjaga. Hal tersebut merupakan fondasi dari pelayanan pemerintah,” ujar Dony di sela-sela inspeksi lapangan.

Sebagai langkah awal, Pemkab Sumedang memprioritaskan penanganan darurat agar konektivitas masyarakat tidak terputus. Namun untuk jangka panjang, intervensi permanen tengah disiapkan guna menyelesaikan persoalan struktural tanah secara menyeluruh. Pada ruas Lingkar Sadawarna jalur vital penghubung antar-desa tercatat lima titik kerusakan kritis.

Dari total titik terdampak tersebut, satu lokasi telah rampung direhabilitasi, sementara empat titik tersisa akan segera ditangani secara terpadu melalui skema kolaborasi lintas instansi antara Pemkab Sumedang, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Rekayasa konstruksi permanen untuk jalur ini nantinya akan resmi diusulkan ke Kementerian PU.

Strategi penanganan yang jauh lebih radikal diterapkan pada Jalan Haurpapak Surian. Mengingat jalur lama di kawasan Kecamatan Surian tersebut kerap lumpuh akibat fenomena geologi yang berulang, pemerintah daerah memutuskan untuk merelokasi total trase jalan tersebut.

“Jalur lama telah melalui proses perbaikan sebanyak tiga kali. Namun, fenomena pergerakan tanah yang terjadi hampir setiap tahun terus memicu amblesan berulang. Oleh karena itu, insyaallah pada tahun mendatang, pembukaan trase baru Jalan Haurpapak Surian akan mulai direalisasikan,” jelas Dony.

Proyek pembukaan jalur baru Jalan Haurpapak Surian dijadwalkan memanfaatkan kawasan lahan milik Kementerian Kehutanan. Saat ini, Pemkab Sumedang tengah merampungkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sembari menuntaskan proses perizinan pinjam pakai kawasan hutan.

Menjelang realisasi proyek relokasi tersebut, Pemkab Sumedang tetap melakukan pelebaran di sejumlah titik rawan serta melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) guna menjamin keamanan para pengguna jalan.***

Pos terkait