Jamin Ketahanan Pangan Petani Terdampak Longsor, DPKP Sumedang Terjunkan Tim Verifikasi Lapangan

SUMEDANG,KABARPEMJDA.id — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang menerjang area pertanian di perbatasan Desa Girimukti dan Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara. Penanganan tanggap darurat pascabencana ini dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Dr. H. Tono Suhartono, S.P., M.M., melalui verifikasi teknis dan peninjauan langsung di lokasi terdampak.

Langkah verifikasi faktual ini mengikutsertakan jajaran strategis DPKP termasuk Kepala Bidang KPP dan Kepala UPTD PKP Wilayah Sumedang Utara—bersama aparatur pemerintah Desa Padasuka dan Desa Girimukti. Tim teknis yang terdiri dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Jawa Barat turut diterjunkan untuk memastikan inventarisasi kerusakan lahan maupun komoditas pertanian berjalan presisi, objektif, dan terukur.

Bacaan Lainnya

Sebagai langkah intervensi konkret pasca-insiden longsor yang terjadi pada Minggu (24/8), DPKP mengoptimalkan skema Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) guna menjamin ketersediaan pangan warga serta mengantisipasi potensi serangan hama tanaman pascabencana.

“Langkah intervensi ini berpedoman pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penanggulangan Bencana Alam. Sinergi ini melengkapi penanganan darurat lintas instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, dan BAZNAS. DPKP memfasilitasi cadangan pangan daerah guna mengantisipasi kerawanan pangan,” ujar Tono Suhartono saat peninjauan lapangan.

Ia menambahkan, pendataan penerima bantuan dihimpun secara berjenjang melalui Petugas Pencatat Lapangan (PCL) dan pemerintah desa setempat. Seluruh proses penyaluran bantuan dipastikan mengedepankan prinsip transparansi, tepat sasaran, serta patuh terhadap petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku demi mempercepat pemulihan ekonomi para petani terdampak.***

Pos terkait