KABARPEMUDA.id — Langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur berkemajuan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus membuka secara resmi dimulainya pengerjaan rehabilitasi strategis pada ruas jalan Darmaraja–Cibugel, Kamis (13/8).
Peninjauan langsung di lokasi ini menjadi jawaban konkret atas aspirasi masyarakat yang mendambakan ketersediaan konektivitas jalan yang aman, nyaman, dan memadai. Dengan penuh rasa syukur dan optimisme, Bupati menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat jaringan transportasi kini telah memasuki tahap pengerjaan fisik secara penuh.
Komitmen Anggaran dan Kualitas Konstruksi Tingkat Tinggi
Pembangunan infrastruktur ruas jalan Darmaraja–Cibugel didukung oleh pengalokasian anggaran yang matang, yakni sebesar Rp1,3 Miliar (dengan porsi pelaksanaan tahap berjalan senilai Rp1,1 Miliar). Bupati menekankan pentingnya menjaga mutu konstruksi agar hasil pengerjaan memiliki daya tahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi mobilitas warga.
“Mari kita bersama-sama mengawal pengerjaan ini agar berjalan lancar, tepat waktu, dan memiliki kualitas yang prima. Jalan yang dibangun dengan baik bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan fondasi utama kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir di hadapan unsur Forkopimda dan Forkopimcam yang hadir.
Untuk melengkapi aspek keselamatan, Pemkab Sumedang melalui Dinas Perhubungan juga diinstruksikan bergerak cepat memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) terpadu di titik-titik rawan kecelakaan maupun rawan kejahatan.
Semangat Gotong Royong dan Kesadaran Merawat Aset Bersama
Di samping komitmen pemerintah, Bupati menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun. Beliau mengimbau Camat, Kepala Desa, serta seluruh elemen warga untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dalam merawat jalan.
Langkah pemeliharaan swadaya seperti membersihkan rumput di bahu jalan serta menjaga kelancaran saluran drainase sangat krusial. Drainase yang bersih meminimalkan risiko air meluap ke badan jalan, yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan aspal. Kesadaran kolektif ini diyakini menjadi kunci agar manfaat perbaikan jalan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Jalan Mantap, Ekonomi Lancar: Menuju Kemakmuran Berkelanjutan
Proyek ruas jalan Darmaraja–Cibugel ini merupakan bagian integral dari percepatan infrastruktur daerah yang mencakup 84 paket ruas jalan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang sepanjang tahun anggaran berjalan. Tak berhenti di situ, Pemkab Sumedang bahkan telah menyiapkan alokasi anggaran khusus (dedicated) sekurang-kurangnya Rp100 Miliar untuk melanjutkan lompatan pembangunan jalan pada tahun mendatang.
Dengan perencanaan yang terstruktur dan dukungan anggaran yang kuat, Bupati sangat optimistis bahwa tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sumedang akan menembus angka di atas 95 persen pada tahun depan.
Visi besar ini berakar pada prinsip utama Pemkab Sumedang: “Jalan Mantap, Ekonomi Lancar”. Aksesibilitas jalan yang mulus dan terintegrasi dipastikan akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memangkas biaya logistik, serta membakar semangat pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.***





