Ratusan Guru Semarakkan Peringatan HGN dan HUT ke-81 PGRI Sumedang Selatan

SUMEDANG, KABARPEMUDA.id — Ratusan pendidik dari berbagai jenjang persekolahan di Kecamatan Sumedang Selatan unjuk kebolehan dalam ajang olahraga tahunan. Kegiatan ini digelar guna menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Atmosfer kompetisi sekaligus keakraban tampak jelas dalam laga bulu tangkis yang berlangsung di GOR PKPRI Kabupaten Sumedang, Rabu (23/9/2026). Pertandingan tersebut menjadi salah satu cabang unggulan dari rangkaian kegiatan olahraga yang diusung PGRI Kecamatan Sumedang Selatan.

Bacaan Lainnya

Ketua PGRI Kecamatan Sumedang Selatan, Januar Ikhsan, mengungkapkan bahwa perhelatan ini telah bergulir sejak sepekan sebelumnya dengan menyajikan berbagai cabang olahraga.

“Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2026 dan HUT ke-81 PGRI tingkat Kecamatan Sumedang Selatan,” ujar Januar di sela-sela kegiatan.

Januar menerangkan, agenda diawali dengan laga silaturahmi, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan catur, bola voli, dan bulu tangkis. Adapun cabang tenis meja dijadwalkan menjadi pemungkas rangkaian kompetisi pada Sabtu mendatang.

“Secara keseluruhan, tercatat sekitar 175 peserta yang terdaftar entry by name untuk bertanding di seluruh cabang olahraga,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan tenaga pendidik yang melintas jajaran jenjang formal maupun nonformal, mulai dari PAUD, Kober, SD, Madrasah Ibtidaiyah (MI), SMP, SMA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Para guru di bawah naungan Kementerian Agama pun turut ambil bagian memeriahkan ajang ini.

Lebih lanjut, Januar menjelaskan bahwa pekan olahraga PGRI tidak digelar rutin setiap tahun, melainkan secara berkala sebagai momentum langka untuk mempertemukan para guru di luar aktivitas mengajar.

Ia menekankan, esensi dari kegiatan ini bukanlah sebatas meraih gelar juara, melainkan memupuk rasa persaudaraan dan jiwa korsa sesama pendidik.

“Kami berharap ajang ini tidak sekadar menjadi tempat berburu gelar terbaik. Yang terpenting adalah terbangunnya ruang silaturahmi, soliditas, serta kebersamaan yang kokoh di antara seluruh anggota PGRI,” tuturnya.***

Pos terkait