SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Sebanyak 848 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dikerahkan untuk mengamankan 424 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak berbasis digital di Kabupaten Sumedang.
Pengamanan yang melibatkan jajaran Satlinmas dari 92 desa di 26 kecamatan tersebut dipastikan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Linmas Satpol PP Kabupaten Sumedang, Ahmad Hanafiah, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2026).
Ahmad menegaskan, secara umum pelaksanaan Pilkades Serentak Digital yang dihelat pada 28 Oktober 2026 berlangsung sukses. Kendati sempat diwarnai sejumlah kendala teknis di lapangan, seluruhnya berhasil ditanggulangi dengan baik.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan pemilihan kepala desa di Kabupaten Sumedang berjalan lancar. Dari total 270 desa dan tujuh kelurahan, terdapat 92 desa yang menggelar Pilkades Serentak tahun ini, tersebar di 424 TPS,” ujar Ahmad.
Kabupaten Sumedang sendiri dipercaya menjadi daerah percontohan (pilot project) penerapan Pilkades berbasis digital. Seluruh TPS di 92 desa tersebut telah menerapan sistem pemungutan suara secara elektronik.
Guna memperkuat pengamanan di lapangan, Satpol PP Kabupaten Sumedang turut menerjunkan 128 personel pendukung. Sementara itu, jajaran Satlinmas di tingkat desa disiagakan di area TPS melalui koordinasi intensif bersama aparatur desa dan panitia penyelenggara.
“Secara keseluruhan, aspek pengamanan tidak menghadapi kendala berarti. Seluruh personel berada dalam kondisi prima dan mampu menjalankan tugas secara optimal,” lanjutnya.
Pengawasan Ekstra untuk Pemungutan Suara Susulan
Kendati mayoritas desa telah merampungkan tahapan pemilihan, Ahmad mengungkapkan masih terdapat satu wilayah yang harus menggelar pemungutan suara susulan, yakni Desa Cimanintin, Kecamatan Jatinunggal. Pencoblosan ulang di desa tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026.
Jajaran Satpol PP bersama Satlinmas Kabupaten Sumedang menyatakan kesiapannya untuk melapis pengamanan di Desa Cimanintin agar proses pemungutan suara susulan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Selain Desa Cimanintin, Ahmad juga menyoroti penanganan hasil Pilkades di Desa Haurkuning, Kecamatan Paseh. Tahapan pengesahan di desa tersebut kini ditangani langsung oleh Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten yang melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang.
Ahmad berharap seluruh rangkaian Pilkades Serentak Digital 2026 dapat tuntas tanpa memicu konflik di tengah masyarakat hingga prosesi pelantikan kades terpilih yang diagendakan pada Desember mendatang.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Harapan kami, Pilkades ini berjalan sukses tanpa ekses hingga pelantikan, serta para kepala desa terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkas Ahmad.***
