Tingkatkan Literasi dan Inovasi Sains Siswa, MGMP IPA Sumedang Gelar Science Challenge dan Science Expo 2026

KABARPEMUDA.ID. SUMEDANG – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan kualitas pendidikan melalui gelaran Science Challenge dan Science Expo 2026. Kegiatan ini hadir sebagai wadah strategis untuk menumbuhkan budaya sains, mengasah penalaran, serta memfasilitasi bakat dan kreativitas peserta didik di Kabupaten Sumedang.

Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembelajaran Sains (IPA) dituntut untuk tidak sekadar memahami konsep teori di kelas, tetapi juga mampu memecahkan masalah dalam kehidupan nyata.

Bacaan Lainnya

Ketua MGMP IPA Kabupaten Sumedang, Santy Nurmalasari, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk bernalar kritis sekaligus berinovasi.

“Melalui Science Challenge dan Science Expo ini, kami berharap tumbuh budaya sains yang positif di lingkungan sekolah. Kami ingin meningkatkan minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap IPA, sekaligus mendorong para guru untuk terus mengembangkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik,” ujar Santy Nurmalasari, M.Pd.

Dukungan penuh juga mengalir dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E. Beliau mengapresiasi tinggi inisiatif MGMP IPA Sumedang dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam dunia pendidikan.

“Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan sangat mendukung penuh gelaran Science Challenge dan Science Expo 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan mitra pendidikan demi mencetak generasi muda Sumedang yang kritis, kreatif, inovatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E.

Science Challenge dan Science Expo 2026 menghadirkan beragam rangkaian acara unggulan yang saling melengkapi.

Science Challenge. Kompetisi ini menguji kemampuan penalaran dan literasi sains siswa lewat soal-soal berkarakteristik olimpiade. Menyesuaikan dengan era digital, kompetisi ini diselenggarakan secara interaktif menggunakan platform digital Quizizz atau Wayground.

Science Expo. Pameran karya dan demonstrasi sains dari sekolah-sekolah peserta. Di sini, para siswa unjuk gigi menampilkan inovasi dan penerapan konsep IPA secara langsung dalam bentuk karya nyata.

Kereta Sobat. Wahana edukasi sains ini,  memberikan pengalaman belajar langsung (hands-on experience) yang seru dan menyenangkan bagi peserta didik.

Unjuk Kabisa & Talk Show Sains. Panggung ekspresi kreativitas siswa sekaligus ruang diskusi interaktif untuk memperluas wawasan serta menginspirasi pembelajaran sains terkini.

Hal yang paling dinantikan yaitu Penilaian & Penganugerahan Penghargaan. Ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas kerja keras, prestasi, serta semangat sportivitas peserta.

Melalui perpaduan kompetisi akademik (Science Challenge) dan pameran kreativitas (Science Expo), para siswa tidak hanya dilatih secara intelektual tetapi juga dibekali keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, berkolaborasi, dan membangun rasa percaya diri.

Semoga gelaran Science Challenge dan Science Expo 2026 ini menjadi pijakan kuat dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, khususnya pembelajaran IPA di Kabupaten Sumedang.

Pos terkait