KABARPEMUDA.id – Pembenahan menyeluruh terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sumedang di kawasan strategis Jatinangor. Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur pendidikan tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mendesak seluruh armada angkutan barang bersumbu tiga agar mengalihkan rutenya melewati Jalan Tol Pamulihan dan melarang keras melintas di sepanjang koridor Tanjungsari–Jatinangor.
Pesan tegas tersebut ditegaskan Dony melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, @donyahmadmunir, Jumat (7/8/2026). Imbauan ini bertepatan dengan aksi pembersihan dan pengecatan kanstin Jalan Nasional Jatinangor yang diinisiasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat. Dony menekankan bahwa kesadaran para pemilik armada sangat krusial, terlepas dari ada atau tidaknya pengawasan petugas di lapangan.
“Kami meminta para pemilik kendaraan bersumbu tiga menginstruksikan para pengemudinya untuk langsung masuk Tol Pamulihan, tidak lagi menerobos Tanjungsari dan Jatinangor. Langkah ini mutlak diambil demi menekan angka kecelakaan fatal,” tegas Dony.
Tak sekadar mengatur lalu lintas, Pemkab Sumedang juga tengah mengakselerasi modernisasi infrastruktur pendukung kawasan. Penataan trotoar, optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga integrasi jaringan CCTV ke Command Center Dinas Perhubungan terus dikejar. Secara paralel, regulasi teknis lalu lintas kendaraan berat kini tengah dikonsultasikan bersama Kementerian Perhubungan.
“Ini bentuk inisiatif responsif kami bersama Kapolres untuk menjamin keselamatan jiwa masyarakat, khususnya di kawasan sentra pendidikan Jatinangor,” tambah Dony.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat, Ibnu Kurniawan, menegaskan komitmennya dalam merawat keandalan jalan nasional. Langkah penataan kanstin kusam serta perbaikan trotoar dipastikan berjalan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga estetika serta kenyamanan para pengguna jalan.***





