KABARPEMUDA.id – Beberapa Truk yang hendak membuang sampah di TPSA Cijeruk akhirnya putar balik setelah dihadang masyarakat serta Karang Taruna, pada Jum’at 29 Desember 2024.
Setelah sebelumnya ada penolakan warga dan sempat ada musyawarah di balai Desa Cijeruk, perwakilan warga menyampaikan keberatan.
Beberapa point juga tertulis dan sudah dilayangkan ke pihak DPRD Kabupaten Sumedang yang mana sebagai wakil rakyat.
Jum’at pagi warga sempet kaget, secara tiba – tiba ada rombongan mobil truk yang hendak membuang sampah ke TPSA Cijeruk bersamaan dengan rombongan dari pemda beserta Satpol PP dan juga TNI/POLRI.
Dalam hal ini PJ Bupati Sumedang, Herman Suyatman turut hadir di lokasi TPSA. Langsung mengadakan diskusi bersama warga, untuk meminta izin supaya truk bisa lewat dan membuang sampah di TPSA Cijeruk.
“Ini hanya sebagai contoh dahulu atau uji coba untuk bisa mengkaji kekurangannya,” jelas Herman.
Dikatakan, hanya hari ini saja dulu sebagai bahan untuk uji coba, dan besok akan kami hentikan sebelum ada hasil pasti dan komitment bersama masyarakat.
Diskusi berlangsung alot karena warga bersikukuh menolak, terlebih lagi tidak ada pemberitahuan sebelumnya, juga tidak adanya rencana dan jadwal kapan akan dilakukannya uji coba tersebut yang terjadi hari ini.
Sebagai salah satu perwakilan warga, Hendra menyampaikan dirinya sempat bingung dan kecewa. Karena tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan dengan adanya pengoperasian TPSA hari ini walau hanya sekedar untuk uji coba.
Setelah berdiskusi secara alot dan tanya jawab dengan Pemda yang akhirnya mencapai beberapa kesepahaman yang bersifat sementara.
“Untuk hari ini sebagai warga yang mengormati kepemerintahan dan sebagaimana yang dikatakan bapak Pj bupati, maka kalau hanya untuk uji coba setengah truk cukup dan setengahnya lagi silahkan buang dipinggir jalan,” ungkap Hendra.
Setengah truk dipinggir jalan saja, kata Hendra, sudah menimbulkan bau yang tidak sedap, apalagi kalau ditempat kami?, yang nantinya jadi penampungan.
“Sampai mana pemerintah peduli kepada masyarakat akan hal ini,” tegas Hendra.
Sebagai masyarakat Sumedang, ucap Hendra, kami berharap pemerintah menindak lanjuti akan hal ini, kami ingin hidup nyaman, seperti yang saat ini dirasakan yakni menghirup udara segar dan sehat.***





