SUMEDANG, KABARPEMUDA.id – Nama Yoshua Sirait kini tengah menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Sumedang, mulai dari sudut warung kopi hingga pusat tongkrongan. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Indonesia (UI) tersebut berhasil menyita perhatian publik melalui aksi nyatanya dalam membangkitkan kembali gairah dan denyut nadi olahraga rakyat di Kota Tahu.
Langkah konkret tersebut terwujud melalui gelaran turnamen sepak bola antar-kecamatan se-Kabupaten Sumedang untuk kategori usia di bawah 21 tahun (U-21). Mengusung tajuk Piala Doni – Yoshua, ajang bergengsi ini resmi dimulai pada 18 Agustus dan dipusatkan di Lapangan Ahmad Yani, Ketib, Sumedang.
Terselenggara atas kolaborasi strategis antara Yoshua Sirait dan Bupati Sumedang, Dr. H. Doni Ahmad Munir, turnamen ini melibatkan 26 kecamatan. Selain menghadirkan tensi kompetisi yang tinggi, ajang ini juga mencatatkan rekor baru lewat total hadiah uang pembinaan fantastis sebesar Rp150 juta, dengan apresiasi utama Rp50 juta bagi sang juara.
Inisiatif dan kepedulian nyata ini disambut haru serta rasa bangga oleh masyarakat Sumedang. Turnamen ini terbukti bukan sekadar panggung olahraga biasa, melainkan kawah candradimuka pembinaan talenta muda yang menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus menyalakan kembali semangat kebersamaan warga lokal.
“Warisan Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial”
Dedikasi Yoshua di tengah masyarakat lahir dari kepedulian sosial yang konsisten. Selain fokus pada pemberdayaan anak muda dan pembinaan olahraga, putra dari pasangan Maruarar Sirait dan Shinta Triastuti ini dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan, seperti membagikan bantuan kepada ratusan anak sekolah minggu di berbagai daerah. Sosok pemuda yang lugas dan berwibawa ini sebelumnya juga sempat menarik perhatian publik saat dipercaya membacakan riwayat hidup sang kakek pada upacara pemakaman kenegaraan di TMP Kalibata (2021).
Semangat pengabdian tersebut mengalir dari latar belakang keluarganya. Yoshua merupakan cucu dari mendiang Sabam Sirait, tokoh bangsa legendaris dan politikus senior pendiri salah satu Partai Besar yang dikenal atas integritasnya mengabdi lintas era tujuh Presiden Indonesia.
Komitmen tersebut dilanjutkan oleh sang ayah, Maruarar Sirait (Ara), yang memiliki rekam jejak panjang sebagai wakil rakyat di DPR RI selama tiga periode (2004–2019) serta mantan Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP). Saat ini, Bang Ara,sapaan akrabnya mengemban amanah dari Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam Kabinet Merah Putih.
Energi Muda Pembaur Harapan
Sinergi antara rekam jejak kepemimpinan Maruarar Sirait di tingkat nasional, pengabdian Dr. H. Doni Ahmad Munir di daerah, serta karsa nyata Yoshua Sirait di lapangan hijau menjadi potret menginspirasi tentang bagaimana generasi muda dapat memberi dampak positif yang nyata.
Lewat keberpihakannya pada pembinaan anak muda dan komitmen sosial yang kokoh, sosok Yoshua Sirait kian mengukuhkan dirinya sebagai figur muda potensial. Kehadirannya tidak hanya membakar gairah sepak bola Sumedang, tetapi juga membawa angin segar, menyalakan harapan, dan membimbing langkah generasi muda Kota Tahu menuju masa depan prestasi yang lebih gemilang.





