Kompak Bangun Desa, Kodim 0610 Sumedang Siagakan Babinsa Dampingi 75 Manajer KDKMP

SUMEDANG, KABARPEMUDA.id – Sebanyak 75 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan mengemban tugas sebagai Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti pengarahan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Komandan Kodim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.IP., M.Han., di Aula Juang Apet Makodim 0610/Sumedang, Kamis (1/10/2026).

Agenda yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB tersebut menjadi pijakan strategis untuk memperkuat koordinasi serta penyelarasan persepsi antara jajaran Kodim 0610/Sumedang dan para Manajer KDKMP sebelum mereka terjun ke wilayah penugasan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dalam instruksinya, Dandim 0610/Sumedang menegaskan krusialnya pemahaman teritorial bagi para Manajer SPPI sejak hari pertama bertugas.

“Terhitung hari ini, para Manajer KDKMP resmi bertugas di lapangan. Langkah krusial yang wajib dilakukan adalah segera berorientasi, mengenali karakteristik wilayah, serta memahami kondisi riil KDKMP setempat,” tegas Letkol Arh Kusuma Ardianto.

Ia menekankan bahwa keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di setiap desa/kelurahan memegang peranan vital dalam mengakselerasi adaptasi dan koordinasi para Manajer KDKMP.

“Babinsa bertindak sebagai mentor sekaligus pembina teritorial. Saya telah menginstruksikan seluruh Babinsa untuk proaktif merespons dan membangun sinergi dengan para Manajer SPPI,” lanjut Dandim.

Guna memastikan komunikasi berjalan responsif dan efektif, Kodim 0610/Sumedang telah mendistribusikan data kontak para Babinsa kepada tiap Manajer SPPI.

Sebagai bentuk akuntabilitas dan bukti kehadiran di lapangan, para Manajer SPPI bersama Babinsa diwajibkan mengunggah dokumentasi kegiatan di lokasi KDKMP ke Portal Pembangunan.

Lebih jauh, Babinsa juga bertugas memfasilitasi integrasi para Manajer SPPI dengan pemangku kepentingan (stakeholders) di tingkat lokal mulai dari Danramil, jajaran kepala desa dan perangkatnya, tokoh masyarakat, pengurus KDKMP, hingga unsur kecamatan.

“Jika mendapati kendala operasional atau dinamika di lapangan, segera koordinasikan dengan Babinsa, Danramil, maupun Staf Teritorial Kodim 0610/Sumedang. Kita mengedepankan penyelesaian masalah melalui komunikasi yang cepat, tepat, dan terukur,” tambahnya.

Sebagai saluran komunikasi berkecepatan tinggi, Kodim 0610/Sumedang turut membentuk grup percakapan digital khusus bagi para Manajer SPPI guna mempermudah alur informasi dan pelaporan secara real-time.

Melalui konsolidasi ini, Kodim 0610/Sumedang optimistis kolaborasi tripartit antara TNI, pengelola KDKMP, dan pemerintah daerah mampu mendorong tata kelola koperasi yang tertib, efektif, serta berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat Sumedang.***

Pos terkait