Launching Edutainment PPS, Pelajar SD dan SMP Dikenalkan Potensi Pusat Pemerintahan Sumedang

SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang resmi meluncurkan program Edutainment Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu (3/10/2026). Program berkonsep outing class dan edutourism ini diikuti oleh perwakilan pelajar tingkat SD dan SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

Peluncuran kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kompleks PPS tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, H. Wuddan Lukmanul Hakim.

Bacaan Lainnya

Wuddan menjelaskan bahwa program ini lahir dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Disparbudpora bersama sejumlah perangkat daerah, meliputi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Kesehatan, Diskominfosanditik, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

“Kami ingin mengenalkan potensi serta fungsi kawasan pusat pemerintahan kepada para siswa. Setelah dikolaborasikan, kawasan ini ternyata menyimpan banyak manfaat edukatif yang sangat relevan untuk menyiapkan generasi emas 2045,” ujar Wuddan.

Lebih dari sekadar rekreasi dan pembelajaran luar ruang, program Edutainment PPS dirancang untuk menanamkan nilai-nilai luhur budaya Sunda, yakni filosofi Pancawaluya (cageur, bageur, bener, pinter, dan singer) sejak dini. Melalui pendekatan ini, para siswa diharapkan dapat memperluas wawasan, memperkuat wawasan kebudayaan, serta memberi kontribusi positif bagi masyarakat Sumedang di masa depan.

Wuddan menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan menggunakan konsep Pentahelix berbasis gotong royong antar pemangku kepentingan tanpa menyerap anggaran APBD.

“Yang perlu digarisbawahi, kegiatan ini murni non-APBD. Kami memaksimalkan skema kolaborasi Pentahelix sehingga program edukasi ini dapat terwujud,” tegasnya. Ia pun berharap program ini dapat bergulir secara berkelanjutan sebagai ruang edukasi publik, khususnya bagi generasi muda.

Prakarsa ini mendapat apresiasi positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Sekretaris Dinas Pendidikan, Dani Setiawan, menyatakan bahwa outing class berkonsep edutourism ini menjadi sarana efektif dalam memperkaya literasi siswa mengenai tata kelola pemerintahan daerah dan potensi kepariwisataan lokal.

Guna memperkuat dampak pembelajaran, Dinas Pendidikan berkomitmen menyelaraskan materi kegiatan di lapangan dengan kurikulum formal di sekolah. Langkah ini diambil agar aktivitas luar ruang tersebut memiliki bobot akademis yang terukur dan terintegrasi dengan capaian belajar siswa.

“Dinas Pendidikan sangat mendukung inisiatif Disparbudpora. Kami akan menyiapkan materi pendukung yang relevan dengan kurikulum di setiap jenjang pendidikan, sehingga kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi benar-benar memberikan nilai tambah akademis,” ungkap Dani seraya berharap program tersebut berjalan optimal dan mencapai sasaran yang diharapkan.***

Pos terkait