Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Panwascam Situraja Gelar Refleksi Bersama Pemuda

KABARPEMUDA.id – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Panwascam Situraja menggelar kegiatan refleksi yang bertajuk “Partisipasi Kaum Muda dalam Membumikan Nilai-nilai Demokrasi Pancasila”.

 

Kegiatan ini bertempat di Sekretariat Panwascam Situraja dan dihadiri oleh 15 orang pemilih pemula serta 10 staf dan komisioner Panwaslu Kecamatan Situraja, Rabu (02/10/24).

Berlangsungnya dimulai pada pukul 16.00 dengan menghadirkan Risman Nurhaqim, S.Pd., founder Milenial Citizenship, sebagai narasumber.

 

Risman mengupas tuntas tentang bagaimana pentingnya kaum muda dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila di era modern, terutama dalam konteks pemilihan umum yang akan berlangsung di Tahun 2024.

 

“Pancasila sebagai dasar negara bukan sekedar simbol, melainkan harus menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegas Risman.

 

Menurutnya, internalisasi nilai-nilai Pancasila harus dimulai sejak dini, terutama pada pemilih pemula yang kerap akrab dengan perkembangan teknologi.

 

“Dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang 2024, kaum muda diharapkan dapat memilih pemimpin yang tidak hanya tepat, tetapi juga mampu mengedepankan prinsip-prinsip Pancasila,” paparnya.

 

Risman menekankan bahwa generasi muda, yang jumlahnya sangat besar, tidak boleh sekedar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan hak suara, tetapi harus lebih aktif dalam partisipasi yang bermakna.

 

“Partisipasi ini dapat diwujudkan melalui edukasi di platform digital, diskusi di lembaga pendidikan, dan pembentukan asosiasi pemilih pemula untuk membahas isu-isu terkait Pilkada 2024,” ungkap Risman.

 

Dikatakan, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang dinilai sebagai momen penting bagi kaum muda untuk menerapkan nilai-nilai seperti persatuan, keadilan sosial, dan musyawarah untuk mufakat dalam memilih pemimpin.

 

“Pancasila sebagai dasar negara telah resmi disahkan pada 18 Agustus 1945 dan sejak itu menjadi pijakan dalam kehidupan bernegara termasuk dalam pelaksanaan pemilu,” pungkasnya.

 

Dalam sesi tanya jawab, para pemilih pemula menyampaikan pandangan mereka tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diaktualisasikan dalam konteks politik saat ini.

 

Risman menekankan bahwa pemuda perlu aktif dalam mempelajari rekam jejak para calon, memahami program yang ditawarkan, serta memastikan bahwa calon yang dipilih mendukung keberagaman, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menegakkan keadilan sosial.

 

Kegiatan ini memberikan wawasan penting tentang peran kaum muda dalam membumikan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2024.

 

Narasumber menekankan bahwa partisipasi pemilih pemula harus lebih dari sekadar datang ke TPS, tetapi juga melibatkan edukasi dan analisis kritis terhadap calon yang akan dipilih.

 

Dengan begitu, pemilu dapat berlangsung adil, jujur, dan demokratis, sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila.

Pos terkait