SUMEDANG, KABARPEMUDA.ID – Penantian masyarakat Desa Padaasih, Kecamatan Conggeang, terkait perbaikan infrastruktur jalan akhirnya membuahkan hasil.
Meski sempat terhambat dari jadwal yang direncanakan, proyek pengaspalan jalan (hotmix) yang didanai melalui Bantuan Provinsi (Banprov) Sarana dan Prasarana (Sapras) Tahun Anggaran 2025 kini telah rampung sepenuhnya.
Sekretaris Desa Padaasih, Nunu, mengonfirmasi bahwa pengerjaan jalan lingkungan di wilayah RT 06 RW 05 telah selesai dikerjakan. Proyek ini mencakup lintasan sepanjang 268 meter dengan lebar 2,5 meter. Adapun total alokasi anggaran yang diserap mencapai Rp 98 juta.
“Kami sampaikan bahwa akses jalan lingkungan di RT 06 RW 05 saat ini sudah tuntas dan dapat digunakan oleh masyarakat,” ujar Nunu saat memberikan keterangan kepada awak media.
Nunu tidak menampik adanya polemik terkait keterlambatan eksekusi proyek tersebut. Secara regulasi, pengerjaan hotmix seharusnya diselesaikan sebelum tutup tahun anggaran 2025. Namun, sejumlah kendala teknis di lapangan memaksa terjadinya deviasi jadwal, yang bahkan sempat memicu diskursus hangat di jagat media sosial.
Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Padaasih memandang tuntasnya pengerjaan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. Rasa syukur diungkapkan jajaran Pemdes mengingat urgensi jalan tersebut bagi mobilitas harian warga.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi stimulus bagi perbaikan infrastruktur lain di kawasan tersebut. Fokus utama kini tertuju pada jalur Hambawang-Tenjolaut yang kondisinya dilaporkan mengalami kerusakan masif dan membutuhkan intervensi segera.
Pihak Pemdes Padaasih melayangkan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk memberikan atensi khusus pada titik krusial tersebut.
“Harapan kami, Dinas PUPR maupun Bupati Sumedang dapat memprioritaskan realisasi perbaikan jalan Hambawang – Tenjolaut. Hal ini sangat vital demi menunjang konektivitas dan roda ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya.***





