KABARPEMUDA.id — Bertempat di ruang tengah Gedung Negara Sumedang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, secara resmi menerima Policy Brief Strategis Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dari Yayasan Project HOPE. Dalam kesempatan tersebut hadir pula perwakilan Bappeda Sumedang dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.
Sekda Sumedqng Dr. Hj. Tuti Ruswati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program yang dijalankan Project HOPE di Kabupaten Sumedang sejak tahun 2022 hingga 2025. Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan sangat relevan dengan indikator kinerja utama Pemerintah Daerah, khususnya menuju target Zero Kematian Ibu, Zero Kematian Bayi, dan Zero New Stunting.
“Banyak hal yang telah dilakukan Project HOPE dalam mendukung pencapaian indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Sumedang. Program ini sangat bersinergi dengan komitmen kita mewujudkan zero angka kematian ibu, zero angka kematian bayi, dan zero stunting. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan living lab atau piloting di Kabupaten Sumedang melalui pendekatan dukungan sebaya,” ujar Tuti Ruswati.
Sekda menambahkan, pendekatan Kelompok Dukungan Sebaya terbukti mampu menjadi forum yang efektif bagi ibu hamil. Melalui komunikasi dua arah, ibu hamil dapat berbagi pengalaman, curahan hati, sekaligus menerima edukasi kesehatan dari tenaga medis. Dengan pemahaman yang lebih baik terkait gizi, pemeriksaan kehamilan, serta pentingnya deteksi dini, risiko kematian ibu dan bayi dapat dicegah secara lebih efektif.
“Dengan edukasi yang baik, ibu hamil akan lebih sadar untuk memeriksakan kehamilannya minimal enam kali selama masa kehamilan. Hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan ibu dan bayi, sekaligus mencegah lahirnya bayi stunting. Kunci dari keberhasilan program ini adalah kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Tutut Sri Purwanti, Program Manajer ESLAB Project HOPE, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumedang, khususnya Dinas Kesehatan, selama tiga tahun pelaksanaan program.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang yang siap melanjutkan praktik baik ini. Kelompok dukungan sebaya bagi ibu hamil menjadi wadah saling berbagi dan menguatkan, sehingga ibu hamil lebih percaya diri sekaligus lebih terbuka menerima arahan dari tenaga kesehatan terkait kehamilan dan persalinannya,” ungkap dr. Tutut.
Ia juga menegaskan bahwa Project HOPE telah membawa bukti ilmiah mengenai efektivitas pendekatan dukungan sebaya ini, yang terbukti mampu memperkuat upaya preventif dalam menurunkan risiko AKI dan AKB.
Dengan diterimanya Policy Brief ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang semakin memperkuat sinergi bersama Project HOPE dan berbagai pihak untuk terus memperluas manfaat program, demi mewujudkan Sumedang Sehat menuju Zero Kematian Ibu, Zero Kematian Bayi, dan Zero Stunting. ***





