SUMEDANG, KABARPEMUDA.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus bergerak aktif dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui unggahan resmi di akun media sosial DPKP Sumedang pada Sabtu (19/9), Kepala DPKP Sumedang, Dr. H. Tono Suhartono, SP., MM., turun langsung memimpin kegiatan monitoring dan verifikasi lapangan bersama perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat. Jum’at (18/9).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kelompok Tani Sri Mekar Jaya, Kecamatan Paseh, ini difokuskan pada peninjauan areal pesawahan seluas 35 hektar. Peninjauan tersebut dihadiri pula oleh jajaran Bapperinda Kabupaten Sumedang, Kepala UPTD, serta pengurus kelompok tani setempat.
Dalam keterangannya, Dr. H. Tono Suhartono menyampaikan bahwa verifikasi ini dilakukan untuk memastikan usulan bantuan program dari Bank Indonesia dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas hasil tani sekaligus meningkatkan taraf hidup serta pendapatan para petani di Sumedang.
“Upaya kolaboratif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi harian, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam penanganan inflasi daerah. Ini bagian dari komitmen kita bersama untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo guna mempercepat akselerasi swasembada dan ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Sumedang,” ujar Tono.
Dukungan penuh juga ditegaskan oleh perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Bapak Lyon. Pihaknya mengapresiasi sinergi erat yang terjalin dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Menurutnya, penguatan di sektor hulu pertanian akan berdampak positif pada kelancaran pasokan komoditas ke pasar.
“Dengan ketahanan pangan yang kokoh, pasokan hasil tani ke masyarakat akan makin lancar. Hal ini menjaga harga tetap stabil, inflasi terkendali, dan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan efisien,” jelas Lyon.
Langkah nyata dan kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bukti optimisme Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan sekaligus mendorong roda perekonomian lokal ke arah yang makin maju.***





