Suasana Haru, SDN 1 Cantigi Kulon Masuki Ajaran Baru 2025-2026

KABARPEMUDA.ID – Semarak dan keceriaan para siswa dan siswi serta orang tua yang memadati sekolah SDN 1 Cantiggi Kulon, Kecamatan Cantinggi, Kabupaten Indramayu, 15/7/2925.

Hari pertama sekolah ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu, terutama bagi para siswa kelas 1 dan orang tua siswa. Sejak pagi jam 6.00 WIB, memadati halaman sekolah.

Bacaan Lainnya

Pemandangan anak-anak berpakaian rapi mengenakan seragam warna warni di halaman sekolah serta siswa dan siswi membawa balon masing- masing.

Kepala sekolah SDN 1 Cantiggi mengatakan, H. Abdurokhim S.Pd.,
Bahwasanya sekolahan baru pertama kali dimerger dua sekolah, menjadi satu sekolah, kebetulan induknya sekolah SDN 1 Cantiggi yang menjadi tuan rumah sehingga siswa bertambah.

Dijelaskan Kepsek Abdurokhim, Untuk kelas 1 ada dua rombel yang jumlah siswanya 50, terdiri laki- laki 20, perempuan 26.

Berharap, menjadi contoh untuk sekolah-sekolah lain, para guru-guru siap untuk mendidik anak-anak menjadi prestasi di SDN 1 Cantiggi.

Saat melaksanakan(MPLS) massa pengenalan sekolah, banyak orang tua turut mendampingi anak-anaknya pertama masuk.sekolah.

Ibu Ani (37), salahsatu orang tua siswa ,mengaku tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat mengantar anaknya masuk sekolah dasar untuk pertama kali ini, rasanya campur aduk, antara bangga, senang, dan sedikit cemas juga.

Tapi yang paling utama bahagia melihat anak begitu antusias

Menurut Ibu Ani. persiapan masuk sekolah sudah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari membeli perlengkapan melatih anak bangun pagi, hingga membiasakan anak mengenal lingkungan sekolah.

“Kami memang sudah siapkan semuanya. Bahkan semalam anak saya tidak bisa tidur karena terlalu semangat,” katanya.

Suasana di ruang kelas pun terasa hidup dengan berbagai kegiatan penyambutan siswa baru. Guru-guru tampak sigap menyambut dan membantu anak-anak beradaptasi.

Terutama bagi mereka yang masih canggung dan enggan berpisah dari orang tuanya.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga mulai dilaksanakan hari Senin dengan fokus pada kegiatan edukatif dan menyenangkan.

Anak-anak dikenalkan pada lingkungan sekolah, guru, dan aturan-aturan dasar melalui pendekatan bermain dan bercerita (sahrul)

Pos terkait