KABARPEMUDA.ID – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, dalam pertemuan silaturahim bersama para jurnalis hukum Bandung, menegaskan pentingnya peran media dalam pembangunan Jabar Istimewa.
Ia menyampaikan bahwa kolaborasi semua pihak, termasuk media, adalah kunci agar masyarakat mudah menangkap setiap informasi yang disajikan.
“Informasi yang diperoleh wartawan langsung menjadi suara masyarakat. Saya tidak hendak mengatakan literasi digital kurang, tetapi kenyataannya memang demikian,” tegas Iswara pada Jumat (10/10/2025) di Hotel Horison.
Lebih lanjut, Iswara menjelaskan bahwa masyarakat kerap kali langsung mengambil kesimpulan hanya dari judul atau paragraf pertama berita, bahkan sampai menghakimi, yang kemudian diikuti oleh netizen lainnya.
Ketua Jurnalis Hukum Bandung (JHB), Suyono, memberikan apresiasi atas kegiatan silaturahim tersebut. Ia menegaskan bahwa media memegang fungsi kontrol sosial dalam menyuarakan kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan DPRD Jabar.
“Kami akan menyampaikan aspirasi melalui pemberitaan aktual yang tetap berada dalam koridor hukum. Sebab, setiap produk kebijakan DPRD pasti beririsan dengan hukum,” ujar Suyono.
Ia berharap sinergi antara media dan DPRD Jawa Barat semakin erat dan saling mendukung.
Dalam kesempatan yang sama, Iswara juga menyinggung dampak dari program efisiensi anggaran yang cukup signifikan terhadap pembangunan di Jawa Barat. Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diperoleh, transfer anggaran dari pusat ke daerah berkurang cukup besar.
“Dari Rp 940 triliun menjadi Rp 640 triliun, atau berkurang sekitar 24,7 persen transfer keuangan pusat ke daerah, termasuk Jawa Barat,” ungkapnya.
Lebih rinci, Iswara menjelaskan bahwa jika sebelumnya Pemprov Jabar menerima transfer sebesar Rp 26 triliun, maka dengan Undang-Undang HKP yang baru, proporsi pajak berubah dari Rp 26 triliun menjadi Rp 19,3 triliun.
“Dengan pengurangan sebesar 24,7 persen ini, para gubernur seluruh Indonesia bahkan datang langsung ke Kementerian Keuangan untuk mempertanyakan hal tersebut kepada kementerian yang baru,” pungkas Iswara.***





