KABARPEMIDA.ID — Tumpukan sampah di TPS yang berlokasi di pinggir jalan jembatan antara perbatasan desa lempuyang dengan desa Kedungwungu kecamatan Anjatan dikeluhkan warga karena polusi udara dan bau.
Warga mengeluhkan keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang berada di pinggir jalan tersebut.
Selain mengeluarkan bau tak sedap dan memicu kerumunan lalat, tumpukan sampah kerap menimbulkan polusi udara dan bila musim hujan becek ke jalan raya.
Menurut seorang warga kedungwungu, Adis, bahwa lokasi yang dijadikan TPS sementara tersebut berdekatan dengan areal TPU.
Kendati demikian, TPS yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara bikin ” engap”.
“Kami sudah protes, tetapi masih saja ditemui tumpukan sampah. Dampaknya, bau menyengat, lalat banyak, bahkan tumpukan sampah berserakan ke jalan,” ujar warlan. Rabu, (18/3/2025).
Jika tempat pembuangan sampah sementara di wilayah Dusun Wanguk lor tepatnya disamping TPU yang dikeluhkan tersebut lokasinya berada di pinggir jalan.
Bahkan, dia menyebut lahan untuk TPS sementara itu memang belum dipagari, sehingga sampah meluber ke mana-mana.
Pemandangan tak sedap terlihat sampah berserakan. Tumpukan sampah di pinggir jalan menjadi pemandangan yang sangat mengganggu.
Berbagai jenis sampah seperti plastik,kertas, dan sisa makanan terlihat menumpuk.
Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Sampah yang membusuk dapat menjadi sarang penyakit, seperti penyakit kulit dan penyakit pernapasan.
Selain itu, sampah yang dibuang sembarangan juga dapat mencemari lingkungan, terutama sumber air.
Salah satu masyarakat yang melintas saat itu mengatakan, TPS dan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah serius di masyarakat. Padahal, dampak negatif dari kebiasaan ini sangat besar.
Sampah-sampah tersebut menumpuk dalam jumlah banyak dan menimbulkan banyak dampak buruk.
TPS yang kotor cenderung jalan menjadi licin karena sampah yang membusuk. Sampah yang berserakan juga menyebabkan polusi. (Damuri)***





