KABARPEMUDA.ID – Polres Cianjur mengerahkan kekuatan penuh guna memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 1.300 personel gabungan resmi disiagakan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut terdiri dari anggota kepolisian yang didukung penuh oleh instansi lintas sektor.
“Selain dari Polres Cianjur, kami juga dibantu rekan-rekan TNI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, serta para relawan,” ujar AKBP Alexander.
Untuk memaksimalkan pengawasan, para personel akan ditempatkan di titik-titik strategis secara bergantian. Kapolres menekankan bahwa fasilitas pengamanan yang disediakan merupakan ruang kerja bersama bagi seluruh unsur pengamanan.
Diantaranya, belasan Pos Pengamanan (Pospam) disiagakan tersebar di jalur rawan. Selain itu, Pos Pelayanan (Posyan), Fasilitas bagi pemudik yang membutuhkan bantuan atau istirahat dan Pos Terpadu, Satu pusat kendali koordinasi antarinstansi.
“Pos-pos tersebut bukan hanya milik Polri atau dihuni Polri saja, tetapi untuk semua unsur terkait agar koordinasi di lapangan berjalan solid,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu, memberikan dukungannya terhadap kesiapan tim gabungan ini. Ia berharap persiapan matang ini dapat menekan angka kecelakaan dan kemacetan selama masa libur lebaran.
“Semoga arus mudik berjalan lancar di Kabupaten Cianjur dan seluruh pemudik bisa sampai ke tempat tujuan dengan aman dan selamat,” pungkas Bupati Wahyu.
Operasi Ketupat 2026 ini diprediksi akan menjadi kunci penting dalam menangani lonjakan volume kendaraan, mengingat Cianjur merupakan salah satu jalur perlintasan utama di Jawa Barat. (Die)***





