Begini Kisah Oom Komarudin Hingga Akhirnya Bersama Sang Istri Tiba di Tanah Suci

KABARPEMUDA.ID — Kebahagiaan dan rasa syukur mendalam dirasakan oleh Oom Komarudin, jamaah haji asal Dusun Cileuksa RT 04 RW 05, Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang.

Bersama sang istri, ia tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Multazam Tanjungsari.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, perjalanan dari kampung halaman hingga ke Mekah berjalan lancar. Saya yang belakangan ini sering sakit-sakitan pun tetap dapat menjalani perjalanan dengan baik, dan alhamdulillah kini telah sampai di Tanah Suci,” ujar Oom Komarudin.

Pasangan suami istri ini masing-masing berusia 58 dan 53 tahun. Mereka telah menunggu selama 11 tahun untuk bisa berangkat haji.

“Seandainya tidak terhalang pandemi COVID-19 selama tiga tahun, mungkin dua tahun lalu kami sudah bisa berangkat,” tambahnya.

Setibanya di Mekah, Oom Komarudin dan istri akan mengikuti rangkaian ibadah haji, dimulai dari miqat, thawaf, hingga sa’i sebagai bagian dari rukun haji yang harus dijalani oleh setiap jamaah.

Sebagai bentuk harapan dan motivasi, Oom berpesan kepada warga di kampung halamannya. “Saya berharap saudara-saudara di kampung bisa menabung dan mempersiapkan diri agar tahun depan atau di tahun-tahun mendatang dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.” ucap dia.

Kisah perjuangan dan kesabaran Oom Komarudin menjadi inspirasi bagi banyak warga di sekitarnya untuk terus berikhtiar menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Iwan RP)***

Pos terkait