KABARPEMUDA.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat komitmennya dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan inklusif. Melalui inisiatif berbasis komunitas bertajuk Sumedang Walkers, Pemkab Sumedang tidak hanya mendorong olahraga murah meriah, tetapi juga menjadikan agenda ini sebagai wadah strategis dalam mempererat silaturahmi serta menyerap aspirasi warga.
Semangat kebersamaan tersebut terpancar dalam gelaran Sumedang Walkers yang berlangsung meriah di Lapang Madukara, Desa Paseh Kidul, Sabtu (1/8/2026) pagi. Sejak pukul 06.30 WIB, ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat tampak memadati area start untuk berjalan santai bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh kebudayaan.
Turut hadir mendampingi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dalam agenda tersebut di antaranya budayawan Sunda T.B. Bachtiar, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Kepala BKPSDM, serta Kepala Disperkimtan Kabupaten Sumedang.
Dalam orasinya di hadapan para peserta, Bupati Dony menyoroti aktivitas berjalan kaki sebagai investasi kesehatan jangka panjang yang bernilai tinggi namun kerap terabaikan di tengah modernisasi. Menurutnya, habituasi berjalan kaki tidak sekadar berdampak positif pada kebugaran fisik, tetapi juga menjaga keseimbangan mental dan emosional.
“Jalan kaki merupakan bentuk olahraga yang paling inklusif: murah, mudah, namun menyimpan ekses manfaat yang sangat luar biasa bagi tubuh dan pikiran. Aktivitas ini tidak menuntut sarana khusus maupun biaya tinggi. Kunci utamanya terletak pada konsistensi kita dalam menjalankannya sebagai rutinitas harian,” ujar Bupati Dony.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa tingkat kesehatan masyarakat berbanding lurus dengan produktivitas dan percepatan pembangunan di daerah. Tubuh yang bugar dipandang sebagai modal sosial utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang dinamis dan berdaya saing.
“Kalau masyarakatnya sehat, insyaallah produktivitas meningkat. Mari kita biasakan berjalan kaki setiap hari, minimal 30 menit. Tubuh sehat, umur lebih berkah, dan semangat membangun Sumedang semakin kuat,” tambahnya.
Di sela-sela kegiatan, ruang komunikasi informal yang tercipta antara pejabat publik dan warga dimanfaatkan secara optimal. Sekat birokrasi pun mencair secara alami, memungkinkan gagasan dan aspirasi masyarakat terserap dengan lebih humanis.
Selain menekankan kesehatan fisik, Pemkab Sumedang juga mengusung pesan kepedulian lingkungan. Bupati mengimbau agar kebugaran jasmani senantiasa berjalan seiring dengan kesadaran ekologis dan kelestarian alam sekitar.
“Jangan hanya sehat diri sendiri, tapi juga sehat lingkungannya. Nikmati udara pagi, jaga kebersihan, dan jadikan olahraga sebagai kebutuhan mendasar (lifestyle), bukan sekadar kegiatan seremonial yang bersifat temporer,” tutupnya.
Sumedang Walkers, Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis mampu membentuk karakter masyarakat yang sehat jasmani, berkesadaran ekologis tinggi, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal masa depan pembangunan daerah.***





