KABARPEMUDA.id — Berawal dari melimpahnya ketersediaan kelapa di wilayah tempat tinggal mereka, kelompok ibu-ibu New Mohacrochet berinisiatif memproduksi minyak goreng kelapa secara tradisional. Kegiatan pemberdayaan ini telah berjalan sejak 19 September 2019 di Dusun Cibalamoha RW 03, Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang.
Sekretaris New Mohacrochet, Endah Puspita, membagikan gambaran singkat mengenai proses pembuatannya kepada awak media pada Minggu (02/08/2026). Menurutnya, proses diawali dengan memilih kelapa yang sudah tua, dikupas, lalu diparut dan diperas untuk diambil santannya.
“Santan tersebut kemudian direbus dalam waktu yang cukup lama sambil terus diaduk hingga minyak terpisah dari ampasnya (blondo),” jelas Endah.
Minyak kelapa olahan ini dijual untuk membantu perekonomian sekaligus dimanfaatkan untuk kebutuhan harian anggota. Endah menambahkan bahwa kelompoknya siap memproduksi dalam jumlah yang lebih besar jika ada pesanan khusus.
Di tempat terpisah, Ano, salah satu warga setempat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas ibu-ibu New Mohacrochet. Ia mengungkapkan bahwa selain minyak goreng kelapa, kelompok ini juga aktif memproduksi kerajinan rajut serta bawang goreng.
Menurut Ano, inisiatif ini merupakan wujud nyata pemberdayaan masyarakat yang mampu menunjang peningkatan ekonomi keluarga di desa mereka.*(Deng)*





