Kapolresta Bandung didoakan jadi Kapolri di Festival Sarung Majalaya 3rd

Foto : Kapolresta Bandung, Kombes. Pol. Dr. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., hadir dalam dalam kegiatan FSM 3rd, Selasa (27/02/2024).

KABARPEMUDA.id – Banyak pernak-pernik yang menyemarakkan pelaksanaan Festival Sarung Majalaya (FSM) The 3rd.

Festival yang diselenggarakan sejak Selasa hingga Kamis (27-29/02/24), di Masjid Agung Majalaya penuh dengan momen-momen hangat kekeluargaan, yang menunjukan Harmoni dan Kolaborasi yang dijalin oleh masing-masing elemen Pentahelix ABCGM (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Government dan Media) yang menjadi pilar penyelenggaraan acara tersebut.

Bacaan Lainnya

Kehangatan ini tampak, diantaranya pada momen sambutan dan arahan Maulana Habib Muhammad Luthfiy Ali bin Yahya, selaku Rais Am JATMAN dan Pimpinan Forum Sufi se-Dunia, sekaligus Pembina dari Festival Sarung Majalaya, yang disampaikan oleh utusan sekaligus Sekjend beliau, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag., pada acara Pembukaan Festival Sarung Majalaya.

Momentum FSM 3rd ini juga dihadiri oleh Ketua DPD RI tersebut (diwakili anggota DPD RI Prov. Jawa Barat, Eni Sumarni), serta berbagai perwakilan dari beberapa Kementrian seperti Kemendikbudristek RI, Kemensos RI, Kemenparekraf RI dan juga Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Kiai Mashudi menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Kapolresta Bandung, Kombes. Pol. Dr. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., sekaligus mendoakan Kusworo agar suatu hari bisa diangkat menjadi Kapolri.

“Kami mendoakan, semoga suatu hari Pak Kapolres bisa mengemban amanah untuk menjadi Kapolri,” sambut Kiai Mashudi, yang diaminkan oleh segenap hadirin yang hadir.

Kiai Mashudi menyampaikan, bahwa sinergitas dengan TNI dan Polri adalah amanat utama yang selalu diulang-ulang oleh Habib Luthfi kepada murid-muridnya.

“Baik TNI maupun Polri, keduanya sudah seperti anak-anak dari Maulana Habib Luthfi, maka itu kami diperintahkan untuk senantiasa mendukung dan menjaga TNI Polri, jika ada yang berani mengusik keduanya, kami yang akan paling depan membela.” Sambut Kiai Mashudi.

Selain menekankan momen kekeluargaan lintas sektor antara pilar-pilar Pentahelix, Kiai Mashudi juga menerangkan bahwa FSM ini adalah acara tahunan yang diamanatkan oleh Habib Luthfi, untuk dilaksanakan oleh para panitia penyelenggara murid-murid dan muhibbin dari Habib Luthfi.

“Tiga hari sebelum FSM ini dibuka, para panitia telah sowan ke kediaman Maulana Habib Luthfi, dan kesemuanya berjumlah 20 orang diterima di kamar beliau tanpa terkecuali. Anak-anak muda ini membawakan 4 Stel pakaian berbahan Sarung Majalaya, untuk dipergunakan oleh Maulana saat menyebarkan syiarnya. Maulana mengapresiasi dan merestui terselenggaranya kegiatan FSM, dan bahkan mengamanatkan agar FSM ini wajib menjadi agenda tahunan,” tutur Kiai Mashudi.

“Anak-anak muda harus mampu menyongsong masa depan yang baik, tanpa harus meninggalkan sejarah-sejarah masa lalu yang juga baik. Sarung Majalaya ini dulunya pernah menjadi simbol kejayaan Ekonomi yang menjadikan Majalaya dikenal sebagai Kota Dollar. Promosikan terus produk lokal ini dan banggalah memiliki produk berupa sarung dari Majalaya,” pungkasnya.

Menanggapi amanat tersebut, Duta Sarung Majalaya, Zaenab Assegaf, yang merupakan Fashion Designer lokal asal Majalaya, sekaligus pemenang kategory Religi di Jember Fashion Carnival 2023, menyatakan antusiasmenya dalam mempromosikan Sarung dan Tenun Majalaya.

“Kami menjalankan instruksi Maulana Habib Luthfi, untuk menjadikan FSM sebagai event tahunan di Majalaya.

Baik didukung maupun tidak, kami akan terus melaksanakan amanah tersebut dan terus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Majalaya untuk mensukseskan FSM.” Tutur Zaenab.

Kami tidak akan mundur meskipun selangkah dari upaya untuk menjalankan amanat tersebut.

Abah Luthfi begitu peduli dengan perekonomian dan promosi produk unggulan, serta legacy Majalaya. Sarung dan Tenun Majalaya seyogyanya bisa dijadikan daya ungkit untuk mengangkat beragam potensi lain yang ada di Majalaya, yang jika diangkat dengan apik, dapat menjadi city branding yang memperkuat segala elemen lain yang terdapat di wilayah Majalaya,” pungkas Zaenab.

Pos terkait