Kemenag Sumedang Tunjuk Perempuan Jadi Kepala KUA, Bawa Warna Baru Pelayanan

KABARPEMUDA.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang mencatat sejarah baru dengan ditugaskannya seorang perempuan sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisitu.

Penugasan tersebut berdasarkan surat tugas dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat pada Agustus 2026 lalu. Hal ini menjadi catatan baru karena untuk pertama kalinya seorang perempuan dipercaya menjabat sebagai Kepala KUA di wilayah Kabupaten Sumedang.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui di kantornya, Selasa (8/9/2026), Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, H. Ahmad Handiman Romdony, mengatakan, secara struktur dan tata kelola organisasi di Kementerian Agama, perempuan dimungkinkan untuk menjabat sebagai Kepala KUA.

“Dari sisi SOTK organisasi hari ini, di Kementerian Agama dimungkinkan Kepala KUA itu dari perempuan. Karena dia sebagai manajer, sebagai pengelola perkantoran, tetapi tidak sebagai pencatat pernikahan,” ujar Ahmad.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari perkembangan organisasi di lingkungan Kementerian Agama, khususnya dalam pengelolaan Kantor Urusan Agama.

Ia menegaskan, masyarakat perlu mengetahui bahwa struktur organisasi Kementerian Agama saat ini telah mengalami perubahan, termasuk memberikan ruang bagi perempuan untuk menduduki posisi pimpinan di KUA.

“Ini juga sebagai informasi kepada masyarakat bahwa organisasi di Kementerian Agama hari ini telah berubah, terutama di Kantor Urusan Agama. Perempuan bisa menjadi Kepala Kantor,” katanya.

Ahmad menjelaskan, pejabat perempuan yang ditugaskan sebagai Kepala KUA Kecamatan Cisitu sebelumnya berprofesi sebagai penyuluh agama. Menurutnya, kesempatan tersebut juga terbuka bagi penyuluh agama laki-laki yang memenuhi persyaratan dan mengikuti proses yang telah ditentukan.

“Awalnya dari penyuluh agama. Dan itu memang tidak hanya perempuan, penyuluh agama laki-laki juga ketika mengikuti uji kompetensi bisa ditunjuk dan diangkat menjadi Kepala KUA,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran perempuan sebagai Kepala KUA dapat memberikan warna baru dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap bisa memberikan warna yang baru terkait pengelolaan administrasi di KUA sehingga menjadi lebih baik lagi, lebih transparan, dan bisa memberikan dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait