Senyum Baru dari Kaki Tampomas: SDN Cipatat Sumedang Direvitalisasi Rp1 Miliar Lebih untuk Generasi Emas

SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Berada di balik ketenangan lanskap hijau dan hamparan lereng Gunung Tampomas, semangat meningkatkan mutu pendidikan di pelosok daerah terus membumbung tinggi. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cipatat, yang berdiri di Dusun Cipatat, Desa Sekarwangi, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, kini siap bersolek menyambut masa depan baru usai menerima alokasi Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1,052 miliar.

Program strategis nasional ini digulirkan oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dasmen), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan dukungan penuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pengerjaan fisik bangunan dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Cipatat dalam kurun waktu 120 hari kalender. Metode swakelola ini tidak hanya memastikan keandalan konstruksi sesuai kebutuhan geografis wilayah setempat, tetapi juga memupuk gotong royong warga dan masyarakat sekolah di kawasan utara kaki Tampomas tersebut.

Kepala SDN Cipatat, Sakim Sukirman, S.Pd., menyampaikan rasa haru dan bangga yang mendalam. Menurutnya, perhatian pemerintah yang menjangkau sekolah di kawasan pedesaan tepi gunung ini merupakan bukti nyata keseriusan negara dalam menghadirkan pemerataan kualitas pendidikan.

Latar alam Gunung Tampomas selalu memberi kami ketenangan, dan kini hadirnya bantuan revitalisasi ini memberikan energi serta harapan baru bagi anak-anak kami. Kami merasa sangat bangga dan menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kabupaten Sumedang, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang yang telah mendengarkan serta memperjuangkan kebutuhan kami di Buahdua,” ungkap Sakim Sukirman, S.Pd. Rabu (9/9).

Sakim menambahkan, alokasi anggaran sebesar Rp1.052.000.000,- ini akan dimaksimalkan untuk menghadirkan ruang-ruang kelas dan fasilitas belajar yang kokoh, nyaman, modern, dan aman dari tantangan cuaca khas pegunungan. Lingkungan belajar yang representatif diyakini menjadi modal utama bagi anak-anak desa untuk berani bermimpi besar.

“Di bawah naungan Tampomas ini, kami berkomitmen mengawal amanah P2SP secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Wajah baru SDN Cipatat kelak bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan tempat lahirnya generasi emas dan generasi unggul yang siap mengharumkan nama Sumedang hingga tingkat nasional,” tegasnya penuh optimisme.

Sinergi harmonis antara Pemerintah Pusat, Pemkab Sumedang, Disdik Sumedang, dan pihak sekolah ini membuktikan bahwa batas geografis di lereng gunung tak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak bangsa untuk mendapatkan hak pendidikan terbaik.***

Pos terkait