KABARPEMUDA.ID — Ketua LSM ABRI(Abdi Lestari) DPW Jawa Barat, Abdul Hanafi telah menyoroti kegiatan Perkemahan Pramuka SMKN 1 Indramayu berlokasi di wilayah Kabupaten Kuningan, (13/11/2024).
Saat dijumpai Kepala Sekolah SMKN 1Indramayu, H. Charli melalui Humasnya Hafidz, membenarkan bahwa SMKN 1 Indramayu telah melaksanakan kegiatan Perkemahan Pramuka di Palutungan Kabupaten Kuningan.
“Kegiatan tersebut merupakan program komite sekolah dan masuk penilaian pembelajaran, perkemahan sudah ada izin dari KCD,” ucap dia.
Peserta didik yang tidak mengikuti perkemahan akan diberikan tugas pembelajaran.
“Adapun mengenai biaya transportasi bus ke Kuningan paling sekitar Rp 450.000,” tutur Hafidz.
“Nanti akan disampaikan kepada Kepala Sekolah kalau mau konfirmasi hal itu, karena kepala sekolah gak ada, beliau merangkap Plt kepala sekolah SMKN Anjatan,” kata Hafidz.
Sementara Kepala SMKN 1 Indramayu saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, sampai berita terbit belum menjawab.
Terkait hal itu, Ketua LSM Abdi Lestari DPW Jawa Barat, Abdul Hanafi, mengungkapkan, kegiatan perkemahan SMKN 1 Indramayu terkesan membebani peserta didik dan diduga ada pungli di biaya transport, kalau dianalisa angka perhitungan biaya transport Rp 450.000 dikali jumlah murid. Jumlah total uang yang terkumpul diduga puluhan juta serta ada kemungkinan menjadi beban bagi peserta didik yang tidak ikut,” ungkap Hanafi.
Menurutnya, sebagai lembaga kontrol sosial berupaya agar masyarakat tidak ada beban dalam menjalankan wajib belajar 12 tahun.
“Sebelumnya kami menemukan aduan dari wali murid SMKN yang lain di wilayah Kabupaten Indramayu yang merasa terbebani, mohon pihak penegak hukum seperti Kejaksaan dan yang lainya agar menginvestigasi dan evaluasi SMKN 1 Indramayu,” harap ketua LSM Abdi Lestari DPW Jawa Barat, Abdul Hanafi. (Caya)***





