SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meresmikan Masjid Jami Al-Fajar dan gedung baru SMK Fajar Mandala di Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (17/9/2026). Peresmian rumah ibadah bersejarah berusia 103 tahun yang dirangkaikan dengan kegiatan tablig akbar tersebut ditandai melalui pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Dalam sambutannya, Erwan mengimbau masyarakat setempat untuk terus menghidupkan dan memakmurkan masjid yang berlokasi di Jalan Pager Betis Nomor 396 tersebut. Ia menegaskan bahwa kemegahan fisik bangunan pascarenovasi harus diimbangi dengan intensitas kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Saya berharap setelah diresmikan, masjid ini tidak sekadar megah lalu kosong. Masyarakat Desa Cipancar harus bergotong royong memakmurkan Masjid Al-Fajar sebagai pusat kegiatan keagamaan,” ujar Erwan.
Dalam kesempatan itu, Wagub Jabar menyerahkan bantuan Al-Qur’an secara simbolis dan berpesan agar kitab suci tersebut dipelajari secara aktif, bukan sekadar menjadi pajangan.
Selain meresmikan rumah ibadah yang dikenal warga setempat sebagai Masjid Puhun tersebut, Erwan meninjau fasilitas baru Kampus 2 SMK Fajar Mandala. Ia mengapresiasi wacana pengembangan kawasan pendidikan tersebut menjadi komplek terpadu berbasis pesantren.
Erwan menyoroti pentingnya penguatan karakter dan moral dalam sistem pendidikan kejuruan. Pihak sekolah diimbau untuk tidak hanya berfokus pada kuantitas kelulusan, melainkan juga pembentukan etika siswa.
“Lembaga pendidikan harus menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama aspek akhlak. Kelulusan tidak sekadar mengejar lembar ijazah,” tegasnya.
Terkait kesiapan kerja lulusan, Erwan mendesak pihak pengelola SMK Fajar Mandala untuk memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Sekolah diminta berkoordinasi aktif dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang guna memperluas jalinan kemitraan strategis dengan perusahaan lokal.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin penyerapan tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran terdidik di Sumedang.
“Industri di Sumedang harus memberi manfaat nyata bagi warga setempat. Lulusan SMK harus terserap di dunia kerja agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton di daerahnya sendiri,” kata Erwan.
Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Pengurus Yayasan Al Hajar Sumedang, G. Ginajar Masruri, menyampaikan bahwa peresmian ini menjadi pijakan penting bagi penguatan dakwah dan perluasan akses pendidikan di wilayah Sumedang Selatan. Keberhasilan agenda peresmian dan tablig akbar tersebut, lanjutnya, merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong warga Desa Cipancar.***





