KABARPEMUDA.id – Dalam Upgrade Organisasi, Pimpinan Cabang Pagar Nusa Sumedang menggelar Pelatihan Pelatih Cabang (PELATCAB) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Alba’ats Pamulihan selama tiga hari dari mulai 30 Juni sampai 3 Juli 2024.
Terpantau, ada 150 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut bahkan ada juga peserta dari luar Kabupaten/kota.
Ketua pelaksana, Thoriq dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan niat Harakah Riyadul Ummah kegiatan ini mampu terlaksana, Rabu (03/07/2024).
“Kegiatan PELATCAB dan UKT angkatan ke-3 ini mengambil tema Urat NU, Tulang Aswaja, Getih Pagar Nusa Nusantara,” terangnya.
Pembina PC Pagar Nusa Sumedang, Muhamad Amin Munawir atau Eyang Praja (panggilan akrabnya) menerangkan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut.
“Kita sebagai manusia memiliki organ tubuh seperti halnya organisasi, organ tubuh kita takan mampu bergerak melakukan sesuatu tanpa urat, tulang, dan darah,” pungkasnya.
Artinya, lanjut Muhamad Amin, karena kita kader pagar nusa tentu ketiga elemen tersebut tidak bisa di pisahkan dalam pergerakan kita di Nahdlatul Ulama.
Pertama, urat NU berarti sebelum kita bergerak harus sesuai Fikrah dan Harakah yang ada di Nahdlatul Ulama.
Kedua yaitu tulang, Urat Pun takan mampu menggerakkan organ (dalam organisasi) tanpa tulang, yang dimana tulang kita ajaran Ahlu Sunnah Wal jamaah (islam yang rahmatan lil’alamin).
Ketiga darah, dua elemen tersebut belum cukup tanpa ada darah yang mengalir, darah kita darah pendekar pagar nusa yakni pagarnya Nahdlatul Ulama dan bangsa,” tuturnya.
“Kader Pagar Nusa harus siap untuk menjaga Wirahma, Wirasa, dan Wiraga dalam berorganisasi di Pencak Silat Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Muhamad Amin berpesan kader Pagar Nusa jangan cengeng, teruslah bergerak, ingat! kita mengemban amanah yang luar biasa dari para Kiyai dan Pejuang di NKRI ini.***





