SUMEDANG,KABARPEMUDA.id — Tiga hari menjelang masa tenang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara Digital 2026, empat calon Kepala Desa Baginda menyampaikan visi dan misi dalam forum dialog interaktif bersama panelis di GOR Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (22/10/2026) malam.
Keempat kandidat yang memaparkan gagasan pembangunan desa tersebut adalah Heru Hernawan (nomor urut 1), Elan Sukarlan (nomor urut 2), Adi Arisandi Nasution (nomor urut 3), dan Ahmad Gusram Nirul Haq (nomor urut 4).
Acara tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimcam Sumedang Selatan, di antaranya Camat, Kapolsek, Danposmil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Baginda. Turut hadir jajaran anggota Linmas, tim sukses kandidat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Ketua Panitia Pilkades Desa Baginda, Apendi, menjelaskan bahwa tahapan kampanye dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan meliputi pendedahan visi-misi melalui dialog bersama panelis, pemasangan alat peraga kampanye (APK), silaturahmi warga, hingga aksi bakti sosial.
Apendi menegaskan, forum malam tersebut dirancang bukan sebagai debat terbuka antarcalon, melainkan ruang pendalaman visi-misi melalui pertanyaan terarah dari tiga panelis perwakilan unsur masyarakat dan pemuda Desa Baginda.
“Dialog ini menjadi sarana eksplorasi gagasan agar para calon dapat mengelaborasi program kerjanya secara rinci kepada publik,” ujar Apendi.
Aksi Sosial dan Imbauan Masa Tenang
Selain penyampaian program, tahapan kampanye diisi dengan aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Jumat (23/10/2026), agenda dilanjutkan dengan kerja bakti pemeliharaan drainase, pengerukan area terdampak endapan, serta pembersihan kawasan TPU Uum.
Selanjutnya pada Sabtu (24/10/2026), kegiatan difokuskan pada perbaikan fasilitas MCK umum dan pemeliharaan jalan rabat beton di sekitar SMP 11 April.
Menjelang berjalannya masa tenang, Panitia Pilkades mengimbau seluruh calon dan tim pemenangan untuk menaati regulasi kampanye, termasuk kewajiban memersihkan seluruh atribut dan alat peraga kampanye secara mandiri.
Apendi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat iklim demokrasi yang sejuk dan tidak terpecah belah karena perbedaan preferensi politik.
“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang lumrah. Yang utama, kita tetap bersatu sebagai warga Desa Baginda. Hindari kampanye hitam dan saling menjatuhkan, utamakan rasa saling menghormati,” imbaunya.
Panitia menaruh harapan besar agar seluruh prosesifitas Pilkades Serentak secara Digital 2026 di Desa Baginda berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga puncak pemungutan suara pada Rabu, 28 Oktober 2026 mendatang.***





