Prabowo Subianto :”Rakyat Tak Butuh Pejabat Formalitas, Tapi Eksekutor Berani!

KABARPEMUDA.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan berakhirnya era birokrasi kaku dan sekadar formalitas. Saat melantik 1.204 Praja IPDN Angkatan 33 di Kampus Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026), Presiden mendesak para aparatur muda untuk berani mengambil keputusan dan memprioritaskan hasil nyata bagi masyarakat.

Sesaat setelah memimpin sumpah jabatan pada pukul 08.30 WIB, Presiden menegaskan bahwa pamong praja merupakan pilar utama penentu legitimasi dan kepercayaan publik terhadap negara.

Bacaan Lainnya

“Rakyat kita tidak butuh birokrasi yang berbelit-belit dan pemimpin yang tidak bekerja. Yang dituntut rakyat hari ini adalah aparatur yang jujur, bersih dari korupsi, berani mengambil keputusan, dan hadir paling depan saat rakyat membutuhkan,” tegas Presiden Prabowo.

Di hadapan para alumni Kementerian Dalam Negeri tersebut, Presiden memaparkan sejumlah poin krusial:

Setiap tindakan aparatur di lapangan menjadi cermin langsung kewibawaan negara. Pengkhianatan terhadap amanat rakyat akan meruntuhkan kepercayaan masyarakat kepada negara.

Sistem pemerintahan harus memangkas alur berbelit-belit, bersih dari korupsi, serta mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Menanggapi proyeksi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama dunia dalam dua hingga tiga dekade mendatang, para pamong praja diproyeksikan menjadi eksekutor utama di lini depan kepemimpinan birokrasi.

Aparatur diperintahkan merobohkan sekat antar-lembaga dan memperkuat sinergi bersama TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pemerintah Daerah berlandaskan UUD 1945.

Mengakhiri arahannya, Presiden mengingatkan para aparatur muda untuk tetap membumi dan menjadikan pengabdian kepada rakyat sebagai prioritas tertinggi.

“Cintai tanah air dan rakyat kita. Saudara adalah anak kandung rakyat, setialah kepada mereka seolah-olah rakyat adalah orang tua saudara sendiri. Selamat bertugas dan selamat berjuang,” Pungkasnya.***

Pos terkait