KABARPEMUDA.ID – Sebanyak puluhan perguruan pencak silat se-Kabupaten Sumedang mengikuti kegiatan Silaturahmi Akbar Perguruan Pencak Silat kerja bareng SMK Fajar Mandala yang digelar di Gedung Creative Center Sumedang, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Satu Hati, Satu Budaya, Satu Prestasi” dengan menampilkan berbagai kategori seni pencak silat, mulai dari Tunggal/Solo Kreatif, Ijen/Ganda, Rampak/Regu, hingga penampilan para sesepuh.
Ketua pelaksana sekaligus Ketua Paguron Pencak Silat Putra Sunda Kabupaten Sumedang, Usman Priatna Somantri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program silaturahmi antarpaguron pencak silat yang telah dirancang sebagai salah satu agenda organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini kegiatan Silaturahmi Akbar antara perguruan silat se-Kabupaten Sumedang bisa kita laksanakan. Ini memang menjadi salah satu program saya sebagai Ketua Perguruan Pencak Silat Putra Sunda Kabupaten Sumedang, selain mengadakan event kejuaraan maupun pasanggiri pencak silat,” ujar Usman.
Menurutnya, kegiatan silaturahmi antarpaguron merupakan program yang sudah dirancang sejak 2010. Ia bersyukur para pimpinan perguruan pencak silat di Kabupaten Sumedang memberikan antusiasme yang tinggi.
“Dari sinilah kita membutuhkan tempat, momen, dan kegiatan supaya anak-anak bisa lebih maksimal untuk berprestasi,” katanya.
Usman menyebutkan, kegiatan yang awalnya direncanakan berlangsung selama dua hari akhirnya dipadatkan menjadi satu hari karena banyaknya agenda kegiatan yang harus disesuaikan.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat 29 paguron pencak silat yang mengikuti rangkaian kegiatan, sementara jumlah perguruan yang hadir untuk bersilaturahmi mencapai sekitar 42 perguruan silat.
“Alhamdulillah, antusiasme perguruan silat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat untuk menjaga silaturahmi, kekompakan, dan keberadaan seni budaya pencak silat di Sumedang masih sangat kuat,” ungkapnya.
Usman berharap, ke depan seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Sumedang dapat terus menjaga kekompakan dan soliditas. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang semakin memberikan perhatian terhadap keberadaan pencak silat sebagai bagian dari seni dan budaya daerah.
“Kami berharap perguruan silat tetap kompak dan solid. Alhamdulillah, kami juga berharap pemerintah daerah tetap memperhatikan seni budaya pencak silat yang kita miliki saat ini,” tuturnya.
Kegiatan Silaturahmi Akbar tersebut dibuka oleh Ketua Umum PPSI Provinsi Jawa Barat dan turut dihadiri Ketua Umum PPSI Kabupaten Sumedang beserta jajaran pengurus.
Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, yakni Kabid SMP Dadang, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, di antaranya perwakilan SMK Pajar Mandala.
Kehadiran para pengurus organisasi, pimpinan paguron, sesepuh, peserta, dan berbagai pihak tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarpaguron sekaligus mendorong generasi muda agar semakin mencintai dan mengembangkan seni bela diri pencak silat.
Melalui tema “Satu Hati, Satu Budaya, Satu Prestasi”, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, melestarikan budaya Sunda, serta melahirkan generasi pesilat Sumedang yang mampu mengukir prestasi di tingkat daerah hingga nasional.





