Oleh : Novi Enur Hasanah, S.Pd
Momentum Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar perayaan seremonial saban tahun. Lebih dari itu, angka 81 tahun merdeka menuntut kita untuk merenungi sejauh mana fondasi bangsa ini telah kokoh berdiri. Di tengah dinamika global yang kian menantang, ada dua pilar strategis yang saling berkelindan dan menentukan masa depan Indonesia: pendidikan dan ketahanan pangan.
Sebagai pendidik di SMPN 1 Conggeang, Sumedang, saya melihat langsung bagaimana ruang kelas dan lingkungan sekolah memegang peranan vital dalam menyemai kesadaran baru ini kepada generasi muda.
Pendidikan tidak boleh terisolasi dari realitas sosial di sekitarnya. Wilayah Conggeang, dengan bentang alam agrarisnya yang kaya, memiliki potensi besar untuk menjadi laboratorium hidup pembelajaran berbasis lingkungan.
“Kemerdekaan yang sejati adalah ketika sebuah bangsa mampu memberi makan rakyatnya dari tanahnya sendiri, dan itu dimulai dengan mendidik generasi penerus agar mencintai serta mengelola buminya.”
Transformasi pendidikan saat ini menuntut kita untuk mengenalkan konsep ketahanan pangan sejak dini. Di sekolah, hal ini dapat diwujudkan melalui Integrasi Kurikulum Ekologis. Hal ini bisa dengan mengaitkan materi sains, ekonomi, dan prakarya dengan praktik pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan lahan lokal.
Selaim itu Penguatan Karakter Agropreneur Muda dengan mengikis stigma bahwa sektor pertanian adalah sektor yang tertinggal, lalu memperkenalkannya sebagai bidang inovatif berbasis teknologi.
Edukasi Gizi dan Diversifikasi Pangan degan cara membiasakan peserta didik mengonsumsi hasil bumi lokal guna mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar.
Peserta didik yang duduk di bangku SMP hari ini adalah mereka yang akan memimpin bangsa di masa depan. Jika sejak dini mereka dibekali dengan kecerdasan intelektual sekaligus kesadaran akan pentingnya kedaulatan pangan, maka ancaman krisis pangan global di masa depan dapat kita antisipasi bersama.
Pendidikan yang berakar pada kearifan lokal seperti di Conggeang akan melahirkan manusia Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Mari kita terus bergandengan tangan, merawat benih-benih pendidikan di sekolah, dan menjaga ketahanan pangan demi kejayaan Indonesia.
Merdeka Indonesia





