Sebagai Upaya Pencegahan Bencana, Anggota Koramil 1004 Tanjungsari Bersihkan Aliran Sungai

IST

KABARPEMUDA.Id-Puluhan anggota Koramil 1004 Tanjungsari, beserta warga masyarakat desa Cijeruk kecamatan Pamulihan bersihkan aliran sungai. Jum’at (1/12).

Jumat Bersih dengan melaksanakan karya Bakti pembersihan aliran anak sungai Cipeles, yang berada di Dusun Lembur Sawah Desa Cijeruk Pamulihan Kabupaten Sumedang dipimpin oleh Sertu Asep Suryadi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang diprakarsai Babinsa, mendapat apresiasi dari warga setempat. Karena sejak Minggu kemarin terjadinya bencana puting beliung di daerah tersebut beberapa aliran sungai tertutup oleh puing-puing yang menutupi aliran sungai, sehingga dapat menyebabkan terjadinya banjir.

Kehadiran prajurit TNI Polri beserta karang taruna Desa setempat pada kegiatan Jum’at Bersih ini sangat bermanfaat, karena mengurangi risiko terjadinya bencana lanjutan pasca masuknya musim penghujan di wilayah tersebut.

Kapten Inf Agus Hermawan, saat dikonfirmasi via telpon menjelaskan, keberadaan para Babinsa di wilayah Desa Cijeruk kecamatan Pamulihan memang benar, melaksanakan tugas dari komando atas bahwa tentara beserta komponen lainnya harus hadir membantu.

“Terutama mengantisipasi musim penghujan yang mulai terjadi akhir-akhir ini, dipilihnya lokasi Cijeruk karena pada minggu kemarin memang terjadi bencana angin puting beliung yang hampir 80 KK terkena dampaknya, ” ujarnya.

Dikatakan, sebagian puing-puingnya menutupi aliran sungai, yang diprediksi bisa saja menyebabkan terjadinya sumbatan di aliran sungai dan menyebabkan bencana banjir.

Hal serupa disampaikan oleh Bapak Bastaman Kades Cijeruk.

“Adanya kegiatan karya Bakti TNI, pada Jumat Bersih ini sangat membantu sekali terhadap masyarakat sekitar, ” ucapnya.

Sebagai kepala desa, Bastaman sangat berterima kasih sekali kepada TNI Polri, terutama jajaran dari Kodim 0610/Sumedang yang telah Sigap mengerahkan pasukannya, membantu masyarakat membersihkan aliran sungai dan got-got untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. 

“Datangnya musim penghujan, terutama di wilayah kabupaten Sumedang yang sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi, harus diantisipasi oleh seluruh pihak. Terutama masyarakat yang berada di sekitar daerah yang rawan terjadinya bencana, seperti longsor, banjir, dan juga bencana lainnya, ” Pungkasnya.

Bastaman berharap, ke depan perlu antisipasi yang lebih, karena wilayah kabupaten Sumedang yang berbukit-bukit rawan sekali terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi.

Pos terkait