Sinergi 5 Tahun Berbuah Manis: Bendung Cariang Segera Mengairi 1.602 Hektar Sawah di Ujungjaya

SUMEDANG, KABARPEMUDA.ID – Penantian panjang selama lima tahun bagi masyarakat di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, akhirnya menemui titik terang.

Proyek pembangunan permanen Bendung Cariang resmi direalisasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi solusi permanen bagi ketersediaan air di salah satu kawasan lumbung padi utama Kabupaten Sumedang .

Sebagai daerah penyangga pangan, Ujungjaya sangat bergantung pada sistem irigasi yang stabil. Kehadiran wajah baru Bendung Cariang diprediksi akan memberikan dampak ekonomi yang masif. Secara teknis, kapasitas pengairan setelah pembangunan rampung akan meningkat drastis, mencakup luas lahan hingga 1.602 hektar.

Ketua Forum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Ujungjaya, Yugo Setiawandi, mengungkapkan bahwa pembangunan ini adalah dambaan ribuan petani di wilayah tersebut.

“Petani di Desa Ujungjaya, Palasari, Keboncau, hingga Sukamulya sangat mengandalkan aliran air dari Bendung Cariang. Kepastian air ini krusial untuk menjamin produktivitas, terutama pada musim tanam ke-2 dan ke-3,” ujar Yugo, Selasa (12/5).

Meskipun proyek rehabilitasi permanen yang didanai APBN ini tengah memasuki tahap persiapan konstruksi di lahan seluas 3 hektar, pemerintah tidak membiarkan sawah warga mengering. Saat ini, penanganan darurat di lapangan tengah dilakukan secara simultan.

Langkah ini diambil guna memastikan air tetap mengalir ke saluran sekunder, sehingga areal persawahan yang ada tetap terselamatkan selama proses pembangunan fisik menyeluruh berlangsung.

Realisasi proyek bernilai miliaran rupiah ini bukan merupakan hasil kerja instan, melainkan buah manis dari kolaborasi intensif selama setengah dekade. Yugo menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, meliputi:

Sinergi antara Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Peran aktif Forkopimcam serta Pemerintah Desa di seluruh wilayah Ujungjaya.

Pengawalan konsisten dari Forum Gapoktan, Kelompok Tani, dan elemen masyarakat yang tak henti menyuarakan usulan ke tingkat pusat.

Dengan dimulainya fase konstruksi ini, krisis air musiman yang kerap menghantui petani saat musim kemarau diharapkan segera berakhir. Pembangunan Bendung Cariang diharapkan tidak hanya mendongkrak angka produksi padi lokal, tetapi juga memperkokoh pilar ketahanan pangan nasional yang bersumber dari Sumedang Utara.

“Kami bersatu dan tidak berhenti berjuang. Alhamdulillah, impian ini mulai terwujud. Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan demi kesejahteraan petani,” pungkas Yugo..*(Teguh)*

Pos terkait