Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024 Libatkan Ratusan Orang Warga Sumedang 

KABARPEMUDA.ID — KPU Sumedang melakukan Sortir Lipat Surat Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2024 di Gudang Logistik KPU Sumedang di Dusun Paweunang Desa Margamukti Kecamatan Sumedang Utara, Senin 04 November 2024.

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi membenarkan sedang dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.

Bacaan Lainnya

“Jadi, beberapa hari yang lalu kami telah mendapatkan kiriman surat suara baik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang tahun 2024,” ucap Ogi.

Dimana, tanggal 3 Kemarin kami telah melakukan penyortiran dan pelipatan dari hasil penyortiran pelipatan dalam satu hari itu, para petugas torlif mampu melakukan sortir sebanyak kurang lebih 300 ribuan.

“Sedangkan, kami untuk satu jenis pemilihan saja, misalnya, untuk Bupati dan Wakil Bupati sebanyak 919.613 lembar, kemudian untuk Gubernur 917.613 lembar,” ujar Ogi.

“Total secara keseluruhan 1,8 juta lembar yang harus dilipat oleh petugas sortir dan lipat. kalau misalnya, linear satu harinya itu 300.000 yang dapat disortir dan lipat maka kita membutuhkan waktu 6 hari untuk penyortiran dan pelipatan surat suara. Jadi untuk petugasnya kami telah merekrut 400 orang warga sekitar,” ucap dia.

“Saya kira Pilkada ini tidak tentang warga memberikan hak pilihnya pada saat pemungutan suara jadi pada saat sortir dan lipat kami juga dapat memberdayakan masyarakat sekitar sehingga perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik, dapat terbantu dengan adanya penyortiran dan pelipatan ini karena memang kami berkoordinasi dengan RT dan RW untuk merekrut para petugas sortir dan lipat ini,” tuturnya.

Kalau kerusakan itu wajar, ada yang sobek dan cetakan warnanya tidak terlalu jelas.

“Kemudian juga ada yang mengkerut itu saya kira itu  hal-hal yang wajar tapi jumlahnya juga tidak terlalu banyak sejauh ini memang ada yang ditemukan tapi tidak terlalu banyak normal saja,” ucap dia.

Sejauh ini kendalanya belum terlalu terlihat, ya mungkin karena memang baru awal-awal dan kendala itu akan semakin sedikit.

“Selebihnya memang kendala teknis mungkin 300.000 itu hari pertama biasanya hari-hari berikutnya, dan hari kedua dan ketiga selanjutnya itu penyelesaian biasanya relatif lebih cepat mungkin kemarin ada hujan saja begitu saja walaupun itu sangat tidak mengganggu hujan di luar tapi mungkin agak sedikit warga ketika misalnya dia mau keluar dari sini saja ada kesulitan itu saja tapi selebihnya sortir dan lipat Alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ujarnya. ***

Pos terkait