Adam Hidayat, lahir pada tahun 1994, Adam Hidayat adalah putra daerah yang memiliki ikatan batin kuat dengan Desa Karanglayung.
Masa kecilnya diwarnai dengan petualangan di persawahan, kolam warga, hingga penjelajahan di jalur Ciuyah-Bedeng Karanglayung Conggeang Sumedang.
Putra dari Dr.H.Dudi Hidayat ini,tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nuansa religius (Kyai, Ustadz, dan Santri) namun tetap memegang teguh budaya Sunda seperti Gembyung dan Kuda Renggong sehingga membentuk karakter Adam yang soméah namun berprinsip.
Pendidikan & Nafas Perjuangan
Berbekal pendidikan berbasis Islam dari TK hingga SMP di Bekasi, Adam melanjutkan sekolah di SMAN 1 Sumedang sambil mendalami ilmu agama langsung dari almarhum Ayahnya.
Ia memantapkan keilmuannya di STAI Yamisa Soreang pada jurusan Hukum Ekonomi Syariah. Latar belakang hukum inilah yang menjadi fondasi baginya dalam merumuskan langkah-langkah strategis bagi masyarakat.
Kepemimpinan di HIMPUDA BC
Sebagai ketua Pembina HIMPUDA BC, Adam merumuskan 4 Pilar Perjuangan sebagai solusi konkret bagi warga terdampak Bendungan Cipanas.
Legalitas & Kepastian
Mengawal pembayaran ganti rugi tanah dan kendala administrasi.
Kejelasan Greenbelt
Memperjuangkan batasan zona hijau agar tetap sesuai regulasi.
Hak Pengelolaan
Mengusulkan pemanfaatan greenbelt oleh masyarakat (bercermin pada kesuksesan di Bendungan Bener, Jateng).
Ekonomi Berkelanjutan
Pembangunan ekonomi kerakyatan, zonasi kreatif, PERSERODA putra daerah, hingga infrastruktur penunjang (Listrik, Air, Jalan).
”Peran HIMPUDA adalah edukasi, fasilitasi, dan advokasi. Kami ingin menjadi putra daerah yang berpartisipasi dalam pembangunan negara di tanah leluhur sendiri.” Ujarnya
Visi Indonesia Emas 2045
Adam tidak hanya melihat Bendungan Cipanas sebagai tumpukan beton dan air, melainkan sebuah hub strategis yang menghubungkan Subang, Indramayu, dan Sumedang.
Visinya meliputi:
Sentra Agrikultur & Perikanan Terintegrasi. Dari bibit, pakan, hingga pemasaran digital.
Destinasi Wisata Internasional.
Memadukan air bendungan, pemandian air panas, dan kuliner lokal untuk menarik wisatawan dunia.
Investasi SDM. Memastikan kompensasi yang diterima warga dikonversi menjadi pendidikan yang berkualitas bagi generasi mendatang.
Sisi Personal
Di balik kesibukannya, Adam adalah seorang ayah dari dua anak yang gemar bermain PlayStation (game sepak bola) dan merupakan pendukung setia Manchester United.
Ia memegang prinsip hidup yang sederhana namun mendalam, ”SING PENTING YAKIN GUSTI ALLOH BAKAL NUDUHKEUN JALAN.”
Dakhir pembicaraannya Adam mengutarakan visii kedepannya mengenai pemanfaatan teknologi online untuk pemasaran hasil perikanan desa terdampak yaitu dengan langkah yang insya Allah bermanfaat bagi masyarakat.
“Itu adalah kunci agar warga tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Dan filosofi Manchester United, Semoga semangat comeback dan mentalitas juaranya menular ke perjuangan HIMPUDA,” pungkasnya diiringi senyum dan ekspresi wajah yang bermotivasi tinggi. (Teguh Safary)***




