Asep Kurnia: Oase Ketenangan dan Harapan Baru di Tengah Persiapan Musda DPD Golkar Sumedang


KABARPEMUDA.id –  Partai Golkar Kabupaten Sumedang bersiap menyambut perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang dijadwalkan bergulir pada Agustus 2026 mendatang. Di tengah atmosfer kekeluargaan dan semangat konsolidasi internal, nama Asep Kurnia, S.H., M.H. hadir membawa kesejukan sekaligus perhatian positif dari publik serta para pengamat politik lokal.

Kiprah Asep Kurnia dalam panggung politik Kabupaten Sumedang merupakan buah dari rekam jejak panjang yang teruji. Sebagai legislator dua periode di DPRD Kabupaten Sumedang (2019–2024 dan 2024–2029) yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Komisi I, integritas serta kapasitas kepemimpinannya telah terbukti secara nyata. Rekam jejak tersebut kian solid berkat konsistensi pengabdiannya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan V (Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor).

Kepedulian dan keberpihakannya paling kentara lewat komitmennya di garis depan dalam mengawal isu-isu krusial kemasyarakatan. Publik mencatat, Asep Kurnia secara konsisten memberikan pendampingan dan pembelaan atas hak-hak masyarakat, khususnya bagi Orang Terkena Dampak (OTD) proyek strategis nasional seperti pembangunan Jalan Tol Cisumdawu dan Bendungan Cipanas. Melalui fungsi pengawasan Komisi I DPRD, ia menyuarakan serta memperjuangkan keadilan ganti rugi demi kelangsungan hidup warga.

Kematangan kepemimpinannya makin kokoh berkat pengalamannya sebagai mantan Ketua KPU Kabupaten Sumedang selama dua periode. Pengalaman memimpin lembaga pengawal demokrasi di tingkat daerah memberinya pemahaman regulasi yang mendalam, wawasan kelembagaan yang matang, serta kedekatan yang berakar kuat di basis massa akar rumput.

Di tengah harapan tinggi masyarakat, Asep Kurnia menampilkan gaya politik yang santun dan senantiasa mengedepankan etika berorganisasi. Kehadirannya memancarkan keyakinan teguh bahwa Musda XI adalah momentum krusial bagi penegakan demokrasi internal dan penyegaran struktur partai demi kemajuan bersama.

Sikap tenang dan terukur ini mencerminkan kematangan kader partai berlambang pohon beringin yang memprioritaskan keutuhan serta soliditas organisasi. Ia memandang seluruh figur yang mengemuka dalam bursa kepemimpinan sebagai aset-aset terbaik partai yang memiliki hak, kapasitas, serta kesempatan proporsional untuk bersama-sama membesarkan Partai Golkar di tanah Sumedang.

Sebagai salah satu kader potensial, pendekatan Asep Kurnia yang menempatkan Musda dalam kerangka kebersamaan merupakan cerminan kedewasaan berpolitik yang matang. Di mata masyarakat dan simpatisan, sikap yang mengedepankan semangat kekeluargaan, konsensus, serta persatuan ini menjadi angin segar yang menjaga keharmonisan internal partai sekaligus memberikan keteladanan kepemimpinan yang menyejukkan. Filosofi politik tersebut menjadi fondasi ideal untuk terus menjaga keutuhan seluruh kader.

Kedewasaan berpolitik tersebut semakin diperkokoh oleh fondasi integritas dan rekam jejak pengabdian yang nyata. Pijakan langkah serta kesiapannya dalam mengemban tanggung jawab kepemimpinan bersumber dari komitmen membela rakyat kecil dan pemahaman mendalam atas tata kelola pemerintahan, yang menjadi penyokong utama untuk memperkuat legitimasi langkah politiknya.

Menjelang perhelatan Musda XI pada Agustus 2026 mendatang, Partai Golkar Kabupaten Sumedang terus bergerak menuju penguatan organisasi. Fokus utama yang terpancar dari ketokohan Asep Kurnia adalah komitmen penuh untuk mengawal seluruh tahapan Musda agar berjalan secara sehat, transparan, adil, dan bermartabat.

Sikap loyal, dedikasi pada keputusan organisasi, serta kepemimpinan yang mengayomi dan membela rakyat menjadikan Asep Kurnia, S.H., M.H. sosok yang siap memimpin dan mampu menjaga bahtera Partai Golkar Kabupaten Sumedang tetap solid, adaptif, dan semakin dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat.***

Pos terkait