KABARPEMUDA.id — Suasana duka menyelimuti tanah Sukasari. Desa Mekarsari kehilangan salah satu putra terbaiknya. Kepala Desa Mekarsari, H. Dudung, telah berpulang ke rahmatullah (Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un), meninggalkan jejak kepemimpinan yang sarat akan kesederhanaan dan ketulusan.
Berpulangnya almarhum bukan hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi warga desa yang dipimpinnya, tetapi juga bagi insan pers di Kabupaten Sumedang. Rekan-rekan jurnalis yang terhimpun dalam Forum Komunikasi Wartawan Sumedang (FORKOWAS) dan Forum Komunikasi Wartawan Santri turut mengiringi kepulangan almarhum dengan doa dan rasa belasungkawa yang paling dalam.
Bagi insan pers, H. Dudung bukan sekadar pejabat desa. Beliau adalah sosok pamong yang senantiasa membuka pintu dialog dengan hangat, membawa kedamaian, dan menaruh perhatian besar pada kemajuan masyarakatnya. Jejak pengabdiannya mengukir kesan mendalam sebagai teladan kepemimpinan yang benar-benar tumbuh dari dan untuk rakyat.
“Kami bersaksi almarhum adalah pribadi yang tulus dalam menunaikan amanah. Segenap Jurnalis FORKOWAS dan Wartawan Santri mendoakan semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafannya, melimpahkan rahmat-Nya, serta menempatkan beliau di tempat terindah di jannah-Nya,” tutur perwakilan insan pers dengan penuh keharuan.
Doa dan simpati mendalam juga dipanjatkan untuk keluarga almarhum yang ditinggalkan serta seluruh warga Desa Mekarsari, Kecamatan Sukasari. Semoga ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan iman senantiasa menyertai di tengah masa-masa kehilangan ini.
Selamat jalan, H. Dudung. Setiap langkah pengabdian dan kebaikan yang telah engkau tanam di bumi Sukasari kelak menjadi amal jariyah yang tak putus mengalir di hadapan Sang Maha Pencipta. Namamu akan terus dikenang dalam ingatan warga dan pena para wartawan.***
