SUMEDANG,KABARPEMJDA.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang menyambut positif arah kebijakan Pemerintah Pusat terkait penataan tenaga pendidik. Momentum ini menjadi angin segar untuk menuntaskan tantangan kekurangan sekitar 1.500 khususnya guru Sekolah Dasar (SD) sekaligus mengakselerasi penguatan karakter pendidik berbasis nilai kearifan lokal di Tatar Sumedang Larang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E., mengungkapkan bahwa kepastian kebijakan pusat yang akan memberlakukan alih status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu mulai Januari 2027 membawa dampak signifikan bagi ruang fiskal daerah.
“Mulai Januari 2027, penggajian untuk PPPK guru secara otomatis langsung ditanggulangi oleh Pemerintah Pusat. Dengan adanya pengalihan beban penggajian ini, Pemda tidak akan lagi terbebani anggaran daerah. Insya Allah, Pemda melalui Disdik akan segera menindaklanjuti langkah strategis untuk memenuhi kekurangan tenaga guru ini secara bertahap dan terukur,” ujar Dr. Eka saat dikonfirmasi dalam siaran interaktif live TikTok akun Zenni Bima, Senin malam (26/10).
Gandeng Budayawan, Matangkan Kurikulum Muatan Lokal
Di sisi lain, tidak sekadar berfokus pada pemenuhan kuantitas dan alokasi tenaga pendidik, Disdik Sumedang juga bergerak masif dalam membentengi jati diri para tenaga pendidik dan peserta didik. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menggandeng para budayawan lokal dalam merumuskan dan menyusun kurikulum Muatan Lokal (Mulok).
Dr. Eka menegaskan, pelibatan para budayawan dan maestro lokal sangat vital agar produk pendidikan di Sumedang tidak kehilangan akar sejarah dan falsafah budayanya.
“Pelibatan budayawan ini sangat penting untuk memperkuat para pendidik di Sumedang. Saat ini, modul kurikulum muatan lokal tersebut sudah selesai disusun dan sedang dalam tahap pengkajian mendalam oleh para ahli serta tokoh budaya,” terangnya penuh optimistis.
Melalui sinergi antara kepastian regulasi dari pusat dan komitmen pemajuan kebudayaan daerah, Disdik Sumedang optimistis kualitas layanan pendidikan di bumi Puser Dayeuh akan semakin kokoh, berdaya saing, serta berkarakter luhur.***





