KABARPEMUDA.ID. SUMEDANG. Paseh, 2 November 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas, PJOK, dan PAI SD Kecamatan Paseh menggelar kegiatan Kolaborasi Penguatan Kapasitas Tim Penyusun Soal Sumatif Akhir Semester (SAS) 1 Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung pada Senin, 2 November 2026, bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Paseh.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan para guru yang tergabung dalam Tim Penyusun Soal SAS, sehingga instrumen asesmen yang dihasilkan dapat disusun secara terarah, berkualitas, sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta mampu menggambarkan capaian kompetensi peserta didik.
Kegiatan dibuka oleh Ketua K3S Kecamatan Paseh, Bapak Ace, S.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan tanggung jawab bersama dalam menghasilkan soal yang berkualitas.
Beliau menyampaikan bahwa penyusunan soal bukan sekadar membuat pertanyaan untuk mengukur kemampuan siswa, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran dan evaluasi pendidikan. Oleh karena itu, setiap penyusun soal perlu memperhatikan kesesuaian soal dengan tujuan pembelajaran, materi yang telah diajarkan, tingkat kemampuan berpikir peserta didik, serta prinsip objektivitas dan keadilan dalam asesmen.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk belajar dan menyamakan persepsi. Soal yang baik akan membantu guru memperoleh gambaran yang lebih tepat tentang capaian belajar peserta didik. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara bersama-sama, teliti, dan bertanggung jawab,” pesan Ketua K3S Kecamatan Paseh.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan kapasitas Tim Penyusun Soal yang disampaikan oleh Bapak Budi Kartiwa, S.Pd., Pengawas Bina SD Kecamatan Paseh, bersama Bapak Egi Rizki Tohari, S.Pd., dan Ibu Hodiah, S.Pd., Ketua KKG Gugus I dan II.
Dalam sesi penguatan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek penting dalam penyusunan soal, mulai dari analisis tujuan pembelajaran, penyusunan kisi-kisi, kesesuaian indikator dengan soal, konstruksi soal, tingkat kognitif, kualitas stimulus, hingga kaidah penulisan soal.
Penguatan tersebut juga diarahkan agar setiap soal yang disusun tidak hanya berorientasi pada kemampuan mengingat, tetapi mampu mendorong peserta didik untuk memahami, menerapkan, menganalisis, dan menggunakan penalarannya sesuai dengan karakteristik materi dan jenjang sekolah dasar.
Kolaborasi antara KKG Kelas, PJOK, dan PAI menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan pemahaman di antara para guru dalam menyusun asesmen yang bermutu. Melalui kegiatan ini, diharapkan Tim Penyusun Soal SAS Kecamatan Paseh mampu menghasilkan perangkat asesmen yang valid secara isi, relevan dengan pembelajaran, proporsional tingkat kesulitannya, serta sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aktif dan kolaboratif. Para peserta tidak hanya menerima penguatan materi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan penyusunan soal.
Melalui kegiatan tersebut, KKG Kecamatan Paseh menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme guru dan mutu asesmen pendidikan, sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik di Kecamatan Paseh. Bersama menyusun soal berkualitas, bersama meningkatkan mutu pembelajaran, dan bersama menguatkan pendidikan di Kecamatan Paseh.





