KABARPEMUDA.ID – Panggung musik lokal di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menunjukkan taringnya.
Komunitas Musik Jatinangor (KOMIK JTR) sukses menggelar selebrasi ulang tahun pertamanya lewat perhelatan musik lintas genre yang maraton pada Hari Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tajuk utama “Dari Lokal untuk Lokal, Sukses Bersama Lokal”, pesta musik ini membakar semangat ratusan pengunjung di Bagi Kopi Jatinangor sejak pukul 13.00 WIB hingga tengah malam.
Bagi Kopi Jatinangor yang selama ini menjadi ruang hangat tempat berkumpulnya para seniman dan musisi daerah, kini berubah menjadi arena unjuk aksi kreativitas tanpa batas.
Sederet talent lokal sukses menguncang panggung secara bergantian, mulai dari Eyza, Peluru, Yukiguni, Trance, The Jagung, TM 18, Taman Loji, Apeleon, The Sudden, The Charcol, Rampak Drum Sumedang, Giad, Good Father, Middle Groove, Paparock, Bedil Angin, The Message, hingga aksi dari Dimas Wani Kreasi.
Atmosfer acara kian bergelora lewat momen-momen ikonik di atas panggung. Alunan suara indah Novi dari The Sudden berhasil memikat perhatian penonton, disusul raungan petikan gitar yang menyengat dari Dany a.k.a. Bhulle, gitaris Paparock.
Tak ketinggalan, aksi energik Itang yang mencabik bas bersama grupnya, The Jagung, makin membakar aura panggung.
Meski hujan deras sempat mengguyur kawasan Jatinangor di pertengahan acara, hal itu tak sedikit pun menyurutkan langkah para penampil maupun pengunjung. Hujan justru menyatukan suasana; dentuman drum, bas, dan gitar bergema kian solid diiringi riuh sorak-sorai penonton hingga penghujung acara.
Pencetus sekaligus Ketua KOMIK JTR, Itang Abdul Aziz, menegaskan bahwa perayaan satu tahun ini merupakan fondasi awal untuk gerakan yang lebih besar di ekosistem musik kawasan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai agenda hiburan saja, tapi juga memperkuat persaudaraan, membangun kolaborasi, dan menjadi wadah bagi tumbuh kembang kreativitas lokal di bidang musik,” ungkap Itang penuh optimisme.
Di akhir acara, penyelenggara menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada manajemen Bagi Kopi Jatinangor atas dukungan serta ruang yang telah diberikan. Sinergi ini terbukti bukan sekadar menyediakan tempat untuk pentas, melainkan membuka ruang pertumbuhan yang positif bagi generasi muda dan pelaku kreatif di Jatinangor.
Melalui peringatan perdananya ini, KOMIK JTR menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak kolaborasi dan ruang ekspresi musisi lokal secara berkelanjutan. (Syarip wahyudi)***





