KABARPEMUDA.id – Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang, Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumedang Masa Bakti 2024-2029 Digelar di Gedung Negara Sumedang, Jumat (22/03/2023).
Adapun yang dilantik diantranya Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Dr. Hj. Atalia Praratya kepada Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sumedang Herman Suryatman, Sementara Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumedang H. Erwan Setiawan dan Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Gerakan Pramuka Sumedang oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sumedang Herman Suryatman.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Dr. Hj. Atalia Praratya mengatakan selamat atas terlaksananya pelantikan.
“Setelahnya dilantik harus mampu melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian, sesuai apa yang telaj disampaikan oleh Kak Herman, bahwa tugas kita ini tidak boleh kemana-mana tetapi harus sesuai dengan fungsinya, sesuai dengan tugasnya, betul betul memberikan dampak yang tidak kemudian kita berusaha untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari yang seharusnya,” tuturnya.
Kakak, lanjut Atalia, kami ingin kembali menyemangati kakak- kakak semua hari ini, lihatlah apa yang kita kenakan ini adalah pakaian kebanggaan, kita di dalam pakaian yang kita kenakan ini mengandung banyak sekali makna tanggung jawab yang harus kita wujudkan dalam bentuk yang nyata.
“kita ingat dahulu pada Tahun 1961 semua gerakan kepanduan bergabung menjadi satu yang bernama gerakan Pramuka, Kita harus bangga dengan itu,” tegasnya.
Dikatakan, PR utama kita kakak-kakak adalah bagaimana merekaktivasi gerak Pramuka khususnya di Gugus Depan ini PR terberat mungkin untuk Kak Erwan.
“karena ini adalah amanah dari Permendikbud nomor 63 tahun 2014, karena semua anak adalah Pramuka anak-anak Menggunakan seragam pramuka tapi tidak ada nyawa di dalamnya, maka yang penting kita lakukan adalah bagaimana kita lakukan gerakan Pramuka ingin jadi gerakan yang menyenangkan bagi anak-anak kita. Bagaimana gerakan ini bisa memberikan dampak yang luar biasa,” ujar Atalia.
Bu Atalia juga sepakat dengan Herman bahwa berdampak itu artinya memberikan solusi bagi permasalahan yang ada saya apresiasi dulu. Bagaimana gerakan Pramuka di kwarcab ini menjadi yang melesat ke depan sejawa Barat, Kenapa karena mereka selalu hadir paling depan.
“saya berharap ini bisa menjadi sebuah gerakan yang masif yang bisa mendorong menjadi inspirasi bagi ke Kwarcab-kwarcab lain supaya melakukan hal yang lebih besar lebih bagus,” imbuhnya.
Beliau berpesan inspirasi luar biasa ini perlu didorong oleh kita, mengimplementasikannya semaksimal mungkin mereka harus anak anaknya bahagia itu kata kuncinya, dan bagaimana agar jadi bahagia mental harus diperhatikan tidak hanya fisik maka konselor teman sebaya itu penting untuk dihadirkan.
Menurut atalia jika ada yang sudah berhasil nanti di Sumedang, dia juga akan membawanya untuk di implementasikan di wilayah wilayah lain di seluruh Jawa Barat.





