KABARPEMUDA.ID – Guna memastikan kelancaran agenda krusial di sektor agraria, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ujungjaya bersama segenap jajaran lintas sektor menggelar rapat koordinasi (rakor) intensif di Aula Kecamatan Ujungjaya pada Minggu (12/7/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk persiapan matang menjelang pelaksanaan panen raya padi di wilayah tersebut.
Rapat koordinasi menjelang panen raya ini berlangsung di Dusun Ciroyom, Desa Palasari, Kecamatan Ujungjaya ini dihadiri oleh para kepala desa, Forum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) kecamatan, dinas pertanian, UPTD pertanian, penyuluh lapangan, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Berdasarkan garis besar manifes acara, perhelatan akbar panen raya ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026. Mengingat signifikansi dan nilai strategis dari agenda ini, sejumlah pejabat teras dari jajaran pemangku kebijakan dipastikan akan hadir langsung di lokasi, di antaranya:
Gubernur Jawabarat, Dedi Mulyadi yang akrab dipanggil KDM
Pangdam III/Siliwangi
Kapolda Jawa Barat
Anggota DPR RI / Tokoh Masyarakat.
Bupati Sumedang beserta unsur Forkopimda dan Kapolres Sumedang.
Kehadiran para petinggi vertikal dan pejabat daerah tersebut diproyeksikan untuk mengawal sekaligus mengapresiasi capaian sektor pertanian di wilayah Ujungjaya. Oleh karena itu, rakor ini secara khusus membedah detail teknis eksekusi di lapangan, standardisasi penanganan keprotokolan tamu VIP, hingga manajemen pengamanan koridor jalur lalu lintas.
*Wujud Nyata Perhatian Pemerintah dan Ketahanan Pangan*
Ketua Forum Gapoktan Kecamatan Ujungjaya, Yugo Setiawandi, menyatakan bahwa kehadiran para pejabat tinggi ini merupakan bukti nyata dari besarnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para petani.
“Ujungjaya adalah andalan sebagai wilayah lumbung padi di Kabupaten Sumedang. Jadi, sangat tepat jika Ujungjaya dipilih sebagai lokasi pelaksanaan acara panen raya ini. Kami selaku perwakilan petani sangat berterima kasih atas dedikasi Forkopimcam, PSDA, dinas pertanian, UPTD, serta para penyuluh yang selalu sigap melayani masyarakat,” ujar Yugo.
Lebih lanjut, Yugo mengungkapkan bahwa keberhasilan panen raya kali ini tidak luput dari tantangan berat. Saat ini, para petani sedang menghadapi Musim Tanam (MT) 2 yang sangat rawan terhadap ancaman kekeringan akibat kendala pada sistem pengairan.
Namun, berkat sinergi yang kokoh dan berbagai upaya preventif yang dilakukan oleh instansi terkait bersama kelompok tani, kendala irigasi tersebut dapat teratasi dengan baik. Soliditas dan kekompakan antara seluruh unsur masyarakat dan otoritas terkait terbukti mampu menyelamatkan komoditas utama mereka dari risiko gagal panen.
Melalui persiapan yang matang ini, sinergi lintas sektoral di Ujungjaya diharapkan mampu menyukseskan gelaran panen raya mendatang. Perhelatan ini sekaligus menegaskan kembali reputasi vital Kecamatan Ujungjaya sebagai salah satu penopang utama pilar ketahanan pangan, baik di tingkat regional maupun nasional. (Guh)***





