Sony Sonjaya Tinjau Kesiapan SPPG di Gili Trawangan | Perkuat Ketahanan Gizi Nasional

Kunjungan kerja, Sony Sonjaya di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

NTB, KABARPEMUDA.ID – Dalam upaya nyata mendukung percepatan program ketahanan pangan dan perbaikan gizi generasi muda, Sony Sonjaya melakukan kunjungan kerja strategis guna meninjau sekaligus meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Badan Gizi Nasional.

Fasilitas penunjang gizi ini berlokasi di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan peresmian tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu (30/5/2026).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun melalui rekaman video akun pribadinya, kedatangan Sony Sonjaya beserta rombongan yang menggunakan kapal cepat (speedboat) disambut hangat oleh warga lokal serta petugas setempat setibanya di dermaga pulau pada Sabtu pagi.

Langkah ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam menjangkau wilayah-wilayah kepulauan terpencil guna memastikan pemerataan pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah.

Dalam peninjauan tersebut, Sony Sonjaya langsung memeriksa ruang dapur utama SPPG untuk memastikan kelayakan dan kesiapan infrastruktur pendukung operasional.

Ruang masak ini telah dilengkapi dengan teknologi pengolahan makanan berskala besar dan higienis. Salah satu perangkat utama yang diinspeksi adalah mesin pelumat dan pemasak nasi (steam rice) otomatis berkapasitas tinggi.

“Nasi dimasak di sini, namanya steam rice untuk masak nasi. Sekali masak itu untuk 500 porsi,” ujar Sony saat memberikan penjelasan fungsional alat di dalam area dapur.

Selain fasilitas penanak nasi raksasa, area dapur tersebut juga dirancang dengan kompor bertaraf industri yang dikhususkan untuk mengolah lauk-pauk seperti ikan, daging ayam, serta sayur-sayuran segar.

Aspek higienitas juga diperkuat dengan adanya kabinet pemanas khusus (food warmer cabinet) yang berfungsi menjaga suhu makanan dalam wadah ompreng agar tetap optimal dan steril sebelum didistribusikan ke tangan para siswa.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, kunjungan ini juga diisi dengan agenda edukasi interaktif bersama anak-anak sekolah yang hadir di lokas.

Sony memimpin langsung simulasi penyusunan menu makanan di atas wadah ompreng stainless steel.

Ia menekankan pentingnya pemenuhan empat komponen utama gizi seimbang dalam setiap porsi yang disajikan, mencakup nasi sebagai karbohidrat, sayur-mayur, lauk-pauk sumber protein, hingga buah-buahan segar sebagai pelengkap nutrisi.

Guna menjamin kelancaran distribusi logistik makanan di medan kepulauan, pihak SPPG menyiagakan sejumlah armada roda dua berbasis listrik yang telah dimodifikasi dengan boks penyimpanan khusus di bagian belakang. Menariknya, armada ramah lingkungan ini diberi nama yang unik dan bersahabat.

“Anak-anak, jadi nanti tiap hari makanan diantar pakai ini. Ini namanya Motor Senyum. Jadi kalau motor ini datang, kalian harus tersenyum,” kelakar Sony yang disambut gelak tawa dan keceriaan anak-anak sekolah.

Armada logistik yang disiapkan dilaporkan mampu membawa hingga 50 porsi makanan untuk sekali jalan.

Dengan kesiapan tiga unit armada saat ini, SPPG Gili Trawangan siap mendistribusikan sedikitnya 150 porsi makanan bergizi ke sekolah-sekolah terdekat di setiap sesi pengantaran secara terjadwal.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan momentum penuh semangat saat Soni Sonjaya bersama seluruh staf pendukung dan puluhan siswa menggaungkan yel-yel kebanggaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pekikan jargon “MBG! Sehat, Kuat, Cerdas, Ceria!” menggema memecah suasana, menyiratkan optimisme besar lahirnya generasi emas yang tangguh dari kawasan pesisir nusantara. (Azis Abdullah)***

Pos terkait