Akses Wado Makin Terbuka, TNI dan Warga Sumedang Gotong Royong Bangun Jembatan Perintis Garuda

SUMEDANG, KABARPEMUDA.id — Sinergi manunggal antara TNI dan masyarakat kembali terwujud nyata di Kabupaten Sumedang. Melalui semangat gotong royong, Kodim 0610/Sumedang bersama warga setempat merealisasikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Cisurat dan Desa Sukapura menuju Desa Wado, Kecamatan Wado.

Inisiatif infrastruktur ini menjadi bagian dari Program Strategis Nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pembangunan jembatan ditujukan untuk mengurai isolasi geografis sekaligus memperlancar aksesibilitas masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Pengerjaan fisik di lapangan dipimpin oleh Kodim 0610/Sumedang dengan keterlibatan aktif Staf Teritorial Batibakti Pelda Rudyansah beserta jajaran prajurit dan warga setempat.

Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa proyek ini merupakan manifestasi kepedulian TNI AD terhadap akselerasi kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan memberi dampak langsung bagi mobilitas warga. Aksesibilitas yang kian terbuka diharapkan mampu menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi lokal, mempermudah anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat jangkauan ke fasilitas kesehatan,” ujar Letkol Arh Kusuma Ardianto.

Ia menambahkan, partisipasi aktif warga menjadi fondasi utama kelancaran pembangunan. Kemanunggalan TNI dan rakyat dinilai sebagai energi vital dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis berbasis kemasyarakatan.

“TNI tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan swadaya masyarakat adalah energi kami. Inilah esensi kemanunggalan TNI dan rakyat, bahu-membahu membangun infrastruktur demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Apresiasi tinggi turut mengalir dari tokoh masyarakat setempat atas respons cepat TNI AD dalam menjawab kebutuhan aksesibilitas warga.

“Masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 0610/Sumedang. Jembatan ini memiliki nilai strategis karena memangkas jarak dan mempermudah akses mobilitas menuju Wado,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tak sekadar menjadi penghubung fisik antardesa, tetapi juga fondasi pembuka isolasi ekonomi dan simbol soliditas kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat pembangunan daerah.***

Pos terkait