Dapat Bantuan Revitalisasi APBN Rp740 Juta, UPTD SDN 2 Bantarwaru Benahi Gedung Sekolah

INDRAMAYU, KABARPEMUDA.id — UPTD SDN 2 Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tengah merealisasikan program revitalisasi gedung sekolah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Hingga Jumat (25/9/2026), pengerjaan fisik bangunan yang menelan anggaran sebesar Rp740.501.603,- tersebut telah berjalan hampir satu bulan.

Bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini disalurkan secara tepat sasaran berdasarkan hasil verifikasi data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD SDN 2 Bantarwaru, Hadiana Akbar, M.Pd., menyatakan bahwa pengerjaan proyek dilakukan secara swakelola dengan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas.

“Kondisi fisik bangunan yang sebelumnya kusam serta material kayu kusen yang mulai lapuk, kini bertahap diperbaiki agar lebih aman dan representatif. Kami memastikan seluruh proses pengerjaan dilakukan secara terbuka,” ujar Hadiana.

Pengelolaan dana bantuan tersebut dipercayakan langsung kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang terdiri dari unsur Kepala Sekolah, tenaga pendidik, Komite Sekolah, serta Rasmin yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

Hadiana berharap, pembenahan fasilitas ini dapat menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) yang jauh lebih aman dan kondusif bagi 180 siswa SDN 2 Bantarwaru.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan. Semoga pembenahan ini turut menyukseskan program Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong),” tambahnya.

Langkah pembenahan gedung sekolah ini pun mendapat sambutan hangat dari para wali murid. Ujang Yayan dan Lia, perwakilan orang tua siswa, mengaku lega melihat fasilitas belajar anak-anak mereka kini diperbaiki secara serius.

“Kami bersyukur dan berharap alokasi dana APBN ini benar-benar memberikan manfaat nyata. Kualitas material bangunan kami amati cukup baik, dan pelibatan warga sekitar sebagai tenaga kerja menumbuhkan rasa memiliki bersama. Semoga dari sekolah ini lahir generasi yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama,” tutur Ujang Yayan. (Caya)

Pos terkait